Ribuan Ikan Mati di Situ Citongtut, DLH Kabupaten Bogor Uji Sampel Air IPAL 23 Pabrik

Ribuan ikan nila maupun sapu-sapu di Situ Citongtut, Gunung Putri mati karena diduga keracunan limbah berwarna berbahaya dan beracun (B3).

Ribuan Ikan Mati di Situ Citongtut, DLH Kabupaten Bogor Uji Sampel Air IPAL 23 Pabrik
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor pun mengambil sampel air dan sampel instalasi pengelolahan air limbah (IPAL) milik 23 pabrik yang berada di sekitar atau hulu Situ Citongtut. (reza zurifwan)

INILAHKORAN.ID - Ribuan ikan nila maupun sapu-sapu di Situ Citongtut, Gunung Putri mati karena diduga keracunan limbah berwarna berbahaya dan beracun (B3).

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor pun mengambil sampel air dan sampel instalasi pengelolahan air limbah (IPAL) milik 23 pabrik yang berada di sekitar atau hulu Situ Citongtut.

"Kami sudah mengambil sampel air dan IPAL 23 pabrik yang berada di sekitar atau hulu Situ Citongtut, karena diduga ribuan ikan mati karena tercemar air limbah B3," kata Kepala DLH Kabupaten Bogor Teuku Mulya, Selasa 27 Januari 2026.

Teuku Mulya menjelaskan, sampel air tersebut akan diteliti di laboratarium, dan hasilnya akan diketahui dua pekan setelah semua sampel air diuji di laboratarium.

Jika terbukti, maka pabrik penyebab ribuan ikan mati di Situ Citongtut akan diberikan sanksi administratif, dilaporkan ke Kementerian Lingkungan Hidup dan tak menutup kemungkinan dihukum pidana penjara maupun sanksi denda.

"Kita tunggu hasil uji laboratarium sampel air Situ Citongtut dan sampel air IPAL 23 pabrik," tukas Teuku Mulya. 


Editor : Doni Ramdhani