Ribut-ribut Soal Wacana Dwi Kewarganegaraan, Begini Kata Menkumham Yassona Laoly

Menhumkam Yassona Laoly merespons wacana dwi kewarganegaraan yang banyak dituntut diaspora Indonesia.

Ribut-ribut Soal Wacana Dwi Kewarganegaraan, Begini Kata Menkumham Yassona Laoly
Menkumham Yassona Laoly bicara soal wacana dwi kewarganegaraan yang diapungkan para diaspora Indonesia.

INILAHKORAN, Bandung- Akhirnya Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yassona Laoly merespons wacana dwi kewarganegaraan yang banyak dituntut diaspora Indonesia.

Akhir-akhir ini, wacana dwi kewarganegaraan banyak dituntut diaspora Indonesia atau masyarakat yang migrasi ke negara lain melalui skema Overseas Citizenship of India atau OCI.

"Banyak diaspora Indonesia yang menuntut dwi kewarganegaraan. Tetapi, kita dapat berikan adalah namanya OCI sejenis OCI di India, Overseas Citizenship of Indonesia," kata Menkumham Yassonna Laoly, Jumat 14 Juni 2026.

Baca Juga : Begini Kata Pakar Soal Kader Partai Politik Jadi Komisaris BUMN.

Yassona Laoly menjelaskan pemberian OCI tersebut sebagai upaya mengakomodasi tuntutan diaspora yang dapat keluar masuk dari Indonesia ke negara lain tempat mereka bermukim, karena masih memiliki hubungan dan keluarga di Indonesia.

Hanya saja, para diaspora ini diberikan multiple entry visa atau dokumen visa yang berlaku untuk beberapa kali masuk dengan masa tinggal terbatas di Indonesia.

"Mereka, Dispora Indonesia kita beri visa seumur hidup, multiple entry, dapat melakukan usaha di sini, bisnis, tentu banyak pajak dan dapat tinggal di sini, dapat keluar masuk. Itu yang dapat kita berikan," katanya menjawab pertanyaan wartawan.

Baca Juga : Yasonna Minta Polisi Segera Tuntaskan Kasus Vina Cirebon

Kendati demikian, pemberian OCI tersebut, tutur Yasonna, tentu ada persyaratan-persyaratan yang harus dipenuhi Diaspora Indonesia, karena telah diatur dalam peraturan perundang-undangan.

Halaman :


Editor : Bsafaat