Bikin Istri Makin Klepek-klepek dengan 10 Jurus ala Nabi Ini, Mudah Langsung Praktek!

Tips untuk para suami agar sang istri makin cinta. Ada 10 jurus dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam yang mudah dipraktekkan.

Bikin Istri Makin Klepek-klepek dengan 10 Jurus ala Nabi Ini, Mudah Langsung Praktek!
MENDAPATKAN isteri yang ideal mungkin adalah impian para lelaki. Begitupun dengan wanita, siapa wanita yang tidak ingin memiliki suami saleh dan sesuai kriteria ideal yang didambakan.

 

INILAHKORAN, Bandung- Para suami tentu harus punya banyak cara untuk membuat sang istri makin cinta. Untuk urusan ini, yang paling layak dicontoh, tentu saja Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam.

Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam sosok suami terbaik. Beliau punya banyak cara untuk membahagiakan istri-istrinya. Berikut cara rasulullah bersikap romantis disadur dari hadis-hadis shahih:

1. Suami membukakan pintu untuk istrinya, baik di kendaraan, rumah, maupun yang lain

Baca Juga: Istri Larang Suami Main Sepak Bola, Suruh Suami Cari Istri Lain, Bagaimana Hukumnya Ustaz?

Istilah yang cukup akrab di telinga kita, yang katanya orang-orang modern ini "Ladies First" ternyata sudah dilakukan Rasulullah sejak berabad-abad yang lalu, di saat kebudayaan lain di dunia menganggap wanita lebih rendah, bahkan diragukan statusnya sebagai 'manusia'.

Dari Anas, dia berkata: "Kemudian kami pergi menuju Madinah (dari Khaibar). Aku lihat Nabi SAW menyediakan tempat duduk yang empuk dari kain di belakang beliau untuk Shafiyyah. Kemudian beliau duduk di samping untanya sambil menegakkan lutut beliau dan Shafiyyah meletakkan kakinya di atas lutut beliau sehingga dia bisa menaiki unta tersebut." (HR Bukhari)

Baca Juga: Dua Amalan Dahsyat Selepas Sahur, Jangan Sia-siakan dengan Tidur Apalagi Nonton!

2. Mencium istri ketika pergi dan datang

Dari Aisyah ra, bahwa Nabi SAW biasa mencium istrinya setelah wudhu, kemudian beliau shalat dan tidak mengulangi wudhunya."(HR Abdurrazaq)

3. Makan/minum sepiring/segelas berdua

Dari Aisyah RA, ia berkata : Saya dahulu biasa makan his (sejenis bubur) bersama Nabi Shallallahu Alaihi Wassalam " (HR. Bukhori dalam Adabul Mufrod)

Dari Aisyah Ra, ia berkata : Aku biasa minum dari gelas yang sama ketika haidh, lalu Nabi Shallallahu Alaihi Wassalam mengambil gelas tersebut dan meletakkan mulutnya di tempat aku meletakkan mulut, lalu beliau minum (HR Abdurrozaq dan Said bin Manshur, dan riwayat lain yang senada dari Muslim.)

Nabi pernah minum di gelas yang digunakan Aisyah. Beliau juga pernah makan daging yang pernah digigit Aisyah.(HR Muslim No. 300)

Baca Juga: Ayo Semangat Puasa Senin-Kamis! Keutamaannya Dahsyat, Pintu Surga Dibukakan

Bahkan keberkahannya dijamin,diriwayatkan Abu Hurairah : "Makanan berdua cukup untuk tiga orang, makanan tiga orang cukup untuk empat orang" ( HR Bukhori (5392) dan Muslim (2058))

4. Suami menyuapi istri

Dari Saad bin Abi Waqosh ra berkata : Rasulullah Shallallahu Alaihi Wassalam bersabda : "Dan sesungguhnya jika engkau memberikan nafkah, maka hal itu adalah sedekah, hingga suapan nasi yang engkau suapkan ke dalam mulut istrimu" (HR Bukhori (VI/293) dan Muslim (V/71)

5. Berlemah lembut, melayani/menemani istri yang sedang sakit (memanjakan istri sakit)

Diriwayatkan oleh Aisyah ra, nabi SAW adalah orang yang penyayang lagi lembut. Beliau orang yang paling lembut dan banyak menemani istrinya yang sedang mengadu atau sakit. (HR Bukhari No 4750, HR Muslim No 2770)

6. Bersenda gurau dan membangun kemesraan

Aisyah dan Saudah pernah saling melumuri muka dengan makanan. Nabi SAW tertawa melihat mereka. (HR Nasai dengan isnad hasan)

Dari Zaid bin Tsabit berkata tentang Rasulullah : suka bercanda dengan istrinya (HR Bukhari)

7. Menyayangi istri dan melayaninya dengan baik

Dari Abu Hurairah, dia berkata: Rasulullah bersabda: Orang mukmin yang paling sempurna imannya ialah yang paling baik akhlaknya, dan orang yang paling baik diantara kalian ialah yang paling baik terhadap istrinya (HR.Tirmidzi, Ibnu Hibban, hadits hasan shahih).

8. Memberi hadiah

Dari Ummu Kaltsum binti Abu Salamah, ia berkata, "Ketika Nabi SAW menikah dengan Ummu Salamah, beliau bersabda kepadanya, Sesungguhnya aku pernah hendak memberi hadiah kepada Raja Najasyi sebuah pakaian berenda dan beberapa botol minyak kasturi, namun aku mengetahui ternyata Raja Najasyi telah meninggal dunia dan aku mengira hadiah itu akan dikembalikan. Jika hadiah itu memang dikembalikan kepadaku, aku akan memberikannya kepadamu."

Baca Juga: Inilah Amalan-amalan Penggugur Dosa yang Khusus Dilakukan Hari Jumat

Ia (Ummu Kultsum) berkata, "Ternyata keadaan Raja Najasyi seperti yang disabdakan Rasulullah SAW, dan hadiah tersebut dikembalikan kepada beliau, lalu beliau memberikan kepada masing-masing istrinya satu botol minyak kasturi, sedang sisa minyak kasturi dan pakaian tersebut beliau berikan kepada Ummu Salamah." (HR Ahmad)

9. Tetap romantis walau istri sedang haid

Haid, adalah sesuatu yang alamiah bagi wanita. Berbeda dengan pandangan kaum Yahudi, yang menganggap wanita haid adalah najis besar dan tidak boleh didekati.

Ketika Aisyah sedang haid, Nabi SAW pernah membangunkannya, beliau lalu tidur dipangkuannya dan membaca Al Quran (HR Bukhari no 7945)

10. Mengajak istri makan di luar

Mungkin kebanyakan kita, lebih suka pergi bersama teman-teman, meninggalkan istri di rumah. Nah yang ini mungkin familiar, saya suka bilang ama istri "nge-date" yuk! ini bisa membangkitkan romantisme berdua. Menikmati lingkungan di sekitar.

Baca Juga: Kiamat Akan Terjadi Hari Jumat! Begini Penjelasan Nabi dalam Hadist Sahih

Anas mengatakan bahwa tetangga Rasulullah SAW -seorang Persia- pintar sekali membuat masakan gulai. Pada suatu hari dia membuatkan masakan gulai yang enak untuk Rasulullah SAW. Lalu dia datang menemui Rasululiah SAW untuk mengundang makan beliau. Beliau bertanya: "Bagaimana dengan ini? (maksudnya Aisyah)." Orang itu menjawab: "Tidak." Rasulullah SAW berkata: "(Kalau begitu) aku juga tidak mau." Orang itu kembali mengundang Rasulullah SAW. Rasulullah SAW bertanya: "Bagaimana dengan ini?" Orang itu menjawab: "Tidak." Rasulullah kembali berkata: "Kalau begitu, aku juga tidak mau." Kemudian, orang itu kembali mengundang Rasulullah saw. dan Rasulullah saw. kembali bertanya: "Bagaimana dengan ini?" Pada yang ketiga kalinya ini orang Persia itu mengatakan: "Ya." Akhirnya mereka bangun dan segera berangkat ke rumah laki-laki itu." (HR Muslim).


Editor : inilahkoran