Makna Asmaul Husna Ash Shomad, Begini Penjelasannya dari Aa Gym...
Salah satu asma Allah Swt. adalah Ash Shomad, Allah Yang Maha Tempat Bergantung Kepada-Nya segala sesuatu.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung- Salah satu asma Allah Swt. adalah Ash Shomad, Allah Yang Maha Tempat Bergantung Kepada-Nya segala sesuatu.
Allah Swt. berfirman, “Katakanlah: “Dia-lah Allah, yang Maha Esa. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan. Dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia.” (QS. Al Ikhlas [112] : 1-4).
Ibn Jarir dalam tafsirnya menerangkan bahwa Ash Shomad berarti tuan yang sempurna dalam kedudukannya, yang mulia dan sempurna dalam kemuliaannya, yang agung dan sempurna dalam keagungannya, yang lembut dan sempurna kelembutannya, yang kaya dan sempurna kekayaannya, yang perkasa dan sempurna dalam keperkasaannya, yang berilmu dan sempurna dalam keilmuannya, hakim dan sempurna dalam hikmahnya, Dialah Allah, Yang Maha Sempurna dalam segala bentuk kemuliaan. Sifat-sifat ini tidak layak kecuali hanya bagi Allah Swt.
Baca Juga: Agar Rezeki Mengalir! Baca Doa Ini Saat Sedang Bekerja
Pelajaran bagi kita dari asma Allah ini adalah bahwa tidak ada lagi yang bisa menjadi pegangan, sandaran, tempat kita menggantungkan hidup, kecuali hanya Allah Swt. Bergabung jin dan manusia untuk memberikan satu butir nasi kepada kita, namun Allah tidak menghendaki itu terjadi, maka pasti tidak akan pernah terjadi.
Demikian juga, bergabung jin dan manusia untuk mengganggu kita, namun Allah tidak mengizinkan itu terjadi, maka setitik goresanpun tidak akan menimpa kita.
Lantas, apakah boleh kita meminta tolong kepada orang lain? Meminta tolong kepada orang lain hanya sebatas ucapan, maka itu boleh. Tapi, hati tetap bergantung kepada Allah Swt. Karena, walaupun orang itu ingin menolong namun Allah tidak mengizinkan, maka itu tidak akan terjadi.
Sesungguhnya makhluk hanyalah jalan rezeki dari Allah Swt. Hanya Allah yang mengatur lalu lintas rezeki. Deraskanlah doa kepada Allah supaya kita terhindar dari sikap meminta-minta. Deraskanlah doa supaya Allah memberi kita kekuatan untuk sanggup berikhtiar menjemput karunia-Nya.
Baca Juga: Biar Surprise, Nggak Ngabarin Istri Mau Pulang ke Rumah, Benarkan Makruh?
Bermuamalah dengan manusia dalam kadar yang sewajarnya, tidak boleh kita memelas-melas kepada manusia karena kehormatan kita akan hancur jika berbuat demikian. Kita hanya boleh menjadi hamba Allah Swt., bukan hamba atasan, bukan hamba dunia. Tidak ada yang menjami kita kecuali Allah Swt.
Allah Swt. berfirman, “Semua yang ada di langit dan bumi selalu meminta kepadanya. Setiap waktu Dia dalam kesibukan. Maka nikmat Robb-mu yang manakah yang kamu dustakan?” (QS. Ar Rohmaan [55] : 29-30)
Baca Juga: Pelajaran dari Kisah Nabi: Ketika Lupa Salat Zuhur Lima Rakaat...
Semoga kita semakin mengenal dan dekat dengan Alloh. Hanya kepada Allah kita menyembah dan hanya kepada-Nya tempat bergantung segala makhluk. Wallohua’lam bishowab.***
Editor : inilahkoran


