Ngeprank Terlarang dalam Islam, Begini Penjelasannya dari Hadist Nabi

Ngeprank atau berbohong dengan maksud tertentu adalah perbuatan yang terlarang dalam islam meskipun niatnya bercanda.

Ngeprank Terlarang dalam Islam, Begini Penjelasannya dari Hadist Nabi
Ngeprank adalah perbuatan yang dilarang dalam islam.

INILAHKORAN, Bandung- Jagat maya dihebohkan sosok Yana Supriatna yang ngeprank hilang di Cadas Pangeran.

Muncul pertanyaan, dosakah apa yang dilakukan Yana Supriatna lantaran ngeprank hingga membuat kegaduhan?

Dikutip Wikipedia ngeprank berasal dari kata Prank yang dalam bahasa Indonesia disebut lelucon terapan.

Baca Juga: Begini Isi Khutbah Rasulullah Saat Shalat Gerhana

Artinya, ngeprank adalah sebuah trik yang dimainkan untuk membuat korban kaget, tak nyaman, atau keheranan.

Dalam Islam, ngeprank adalah sebuah perbuatan terlarang. Berikut penjelasannya dari hadist Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam:

Dari Abdurrahman bin Abi Laila, bahwa beliau mendapatkan berita dari beberapa sahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Mereka pernah melakukan perjalanan di malam hari bersama Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Baca Juga: Ditemukan di Dawuan, Begini Kondisi Terbaru Yana Supriatna yang Ngeprank Hilang di Cadas Pangeran

Kemudian ada salah satu sahabat yang tidur.

Kemudian beberapa sahabatnya menggendongnya ke atas bukit, dan langsung membangunkannya, sehingga membuat orang yang tertidur ini kaget.

Hingga membuat banyak sahabat tertawa.

Melihat ini, Nabi shallalahu alaihi wa sallam bersabda,

لاَ يَحِلُّ لِمُسْلِمٍ أَنْ يُرَوِّعَ مُسْلِمًا

“Tidak halal bagi seorang muslim menakut-nakuti muslim yang lain.” (HR. Abu Dawud 5006, Ahmad 23064 dan sanadnya dishahihkan Syuaib al-Arnauth).

Baca Juga: Ditemukan di Dawuan, Begini Kondisi Terbaru Yana Supriatna yang Ngeprank Hilang di Cadas Pangeran

Berdasarkan hadist di atas, Ustaz Ammi Nur Baits dalam artikelnya di konsultasisyariah.com memnyimpulkan bahwa ngeprank adalah perbuatan yang dilarang dalam islam.

"Sekalipun prank ini tujuannya hanya main-main, tidak serius, biar membuat orang tertawa ketika melihat kawannya kaget atau takut, ini semua dilarang. Karena menakut-nakuti muslim tidak dihalalkan dalam islam," simpul Ustaz Ammi Nur Baits.***

 


Editor : inilahkoran