Dahsyat! Ini Tiga Keutamaan Menunaikan Sholat Dhuha

Sholat yang baru bisa dikerjakan saat matahari sedang naik sekitar pukul 07.00 WIB hingga masuk waktu dhuhur itu merupakan ibadah yang terma

Dahsyat! Ini Tiga Keutamaan Menunaikan Sholat Dhuha
Ilustrasi salat Duha

INILAHKORAN, Bandung - Ada beberapa amalan di pagi hari yang dapat dikerjakan sebelum beraktivitas atau bekerja. Salah satunya adalah anjuran menunaikan shalat dhuha. Sholat yang baru bisa dikerjakan saat matahari sedang naik sekitar pukul 07.00 WIB hingga masuk waktu dhuhur itu merupakan ibadah yang termasuk sunnah.

Kendati demikian sholat dhuha menjadi ibadah sunnah yang sering diamalkan oleh Nabi Muhammad SAW. Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhori dan Muslim, Rasulullah mewasiatkan kepada umatnya tentang tiga perkara, diantaranya shalat dhuha. Berikut sabda Rasulullah mengenai shalat dhuha:

أَوْصاني خليلي صلَّى اللهُ عليه وسلَّم بثلاثٍ: صيامِ ثلاثةِ أيَّامٍ من كلِّ شهرٍ، وركعتي الضُّحى، وأنْ أُوتِرَ قبل أن أرقُدَ

Artinya: “Kekasihku (Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam) mewasiatkan aku utiga perkara: puasa tiga hari di setiap bulan, dua raka’at shalat dhuha dan shalat witir sebelum tidur” (HR. Bukhari dan Muslim).

Baca Juga: Jangan Asal! Coba 4 Cara Ini Supaya Khusyuk dalam Sholat, Ustadz Adi Hidayat: Utamakan Allah daripada Makhluk

1 . Sebagai sedekah

Shalat dhuha menggantikan kewajiban sedekah untuk semua persendian. Artinya siapa pun yang mengerjakan sholat dhuha akan dianggap telah bersedekah atas seluruh anggota tubuhnya. Berikut sabda dari Rasulullah SAW:

يُصْبِحُ عَلَى كُلِّ سُلاَمَى مِنْ أَحَدِكُمْ صَدَقَةٌ فَكُلُّ تَسْبِيحَةٍ صَدَقَةٌ وَكُلُّ تَحْمِيدَةٍ صَدَقَةٌ وَكُلُّ تَهْلِيلَةٍ صَدَقَةٌ وَكُلُّ تَكْبِيرَةٍ صَدَقَةٌ وَأَمْرٌ بِالْمَعْرُوفِ صَدَقَةٌ وَنَهْىٌ عَنِ الْمُنْكَرِ صَدَقَةٌ وَيُجْزِئُ مِنْ ذَلِكَ رَكْعَتَانِ يَرْكَعُهُمَا مِنَ الضُّحَى

Artinya: “Di pagi hari ada kewajiban bagi seluruh persendian kalian untuk bersedekah. Maka setiap bacaan tasbih adalah sedekah, setiap bacaan tahmid adalah sedekah, setiap bacaan tahlil adalah sedekah, dan setiap bacaan takbir adalah sedekah. Demikian juga amar ma’ruf dan nahi mungkar adalah sedekah. Semua ini bisa dicukupi dengan melaksanakan shalat dhuha sebanyak dua raka’at” (HR. Muslim).

Baca Juga: Buat yang Rajin Sholat Tahajud, Ustadz Adi Hidayat: Siap-siap Dapat 4 Kemuliaan Ini...

2 . Masuk syurga bersama Rasulullah SAW

Secara umum umat muslim mengenal amalan sholat dhuha sebagai pembuka rizki atau supaya rizkinya dilancarkan. Namun sebennarnya ada ganjaran yang lebih besar. Diharapkan shalat dhuha itu dapat menjadi jalan baginya untuk masuk surga bersama Rasulullah SAW.

3 . Menyehatkan badan

Profesor medis Dr Ha Ali Saboe dan Prof Dr Vanshreber, dalam buku 'Berkah Shalat Dhuha' karya M Khalilurrahman Al Mahfani, mengatakan bahwa setiap gerakan sholat memiliki manfaat kesehatan agi tubuh yang tak terhingga. Maka selain mendapatkan pahala dan dilimpahkan rizkinya, menunaikan shalat dhuha secara rutin juga dapat dapat menyehatkan badan atau tubuh.

Karena setiap gerakan sholat, termasuk sholat dhuha sangat bermanfaat untuk bagian-bagian tubuh. Salah satunya, gerakan takbiratul ihram itu untuk melancarkan aliran darah dan getah bening, serta memperkuat otot lengan.

Berikut niat shalat dhuha

اُصَلِّى سُنَّةَ الضَّحٰى رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً ِللهِ تَعَالَى

Artinya, "Aku menyengaja salat sunah duha dua rakaat dengan menghadap kiblat karena Allah SWT.

Doa setelah shalat dhuha

اَللّٰهُمَّ اِنَّ الضُّحَآءَ ضُحَاءُكَ وَالْبَهَاءَ بَهَاءُكَ وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ اَللّٰهُمَّ اِنْ كَانَ رِزْقِى فِى السَّمَآءِ فَأَنْزِلْهُ وَاِنْ كَانَ فِى اْلاَرْضِ فَأَخْرِجْهُ وَاِنْ كَانَ مُعَسَّرًا فَيَسِّرْهُ وَاِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَاِنْ كَانَ بَعِيْدًا فَقَرِّبْهُ بِحَقِّ ضُحَاءِكَ وَبَهَاءِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ آتِنِىْ مَآاَتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ

Artinya: Ya Allah, sesungguhnya waktu Dhuha adalah waktu Dhuha-Mu, keagungan adalah keagungan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, penjagaan adalah penjagaan-Mu”. Ya Allah, apabila rezekiku berada di atas langit maka turunkanlah, apabila berada di dalam bumi maka keluarkanlah, apabila sukar mudahkanlah, apabila haram sucikanlah, apabila jauh dekatkanlah dengan kebenaran dhuha-Mu, kekuasaan-Mu (wahai Tuhanku), datangkanlah padaku apa yang Engkau datangkan kepada hamba-hamba-Mu yang sholeh”.***


Editor : inilahkoran