Membaca Yasin di Malam Nisfu Syaban Bukan Anjuran Nabi? Begini Penjelasan Buya Yahya
Simak penjelasan Buya Yahya tentang amalan membaca Yasin di malam Nisfu Syaban berikut ini agar tidak salah memaknainya:
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung- Banyak yang bertanya tentang faedah membaca Yasin di malam Nisfu Syaban. Apa faedahnya? Simak penjelasan Buya Yahya berikut ini:
Amalan membaca Yasin di malam Nisfu Syaban dijelaskan Buya Yahya sebagai hal istimewa yang bisa dikerjakan siapapun.
Menurut Buya Yahya, membaca Yasin di malam Nisfu Syaban memang tidak ada dalam hadist Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam.
Baca Juga: Jelang Ramadan Tiba, Ini yang Harus Dipersiapkan Kata Buya Cecep
Hanya saja, lanjut Buya Yahya, para ulama bersepakat membaca Yasin di malam Nisfu Syaban sebagai kategori tawasul terhadap amal sholeh.
"Cara meninjau dari sisi syariatnya, membaca Surat Yasin dan berdoa itu sah. Tak hanya di malam Nisfu Syaban," ungkap Buya Yahya dikutip Al-Bahjah TV.
Ustadz Buya Yahya lantas mengatakan mengapa Surat Yasin dikhususkan untuk dibaca di malam-malam istimewa, salah satunya Nisfu Syaban.
Baca Juga: Shin Ha Kyun dan Won Jin Ah Akan Tampil Bareng di Sitkom, Ini Judulnya
"Familiar karena sudah umum. Al Baqarah? diem yang lain, kalau Yasin lancar jaya, kan begitu," jelas Buya Yahya.
Sekali lagi, Buya Yahya membenarkan Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam tidak mencontohkan membaca Yasin di malam Nisfu Syaban.
"Maka dikatakan para ulama ini tawasul dengan amal soleh, maka kalau anda punya hajat apapun anda boleh membaca surat yasin atau lainnya, setelah itu 'Ya Allah berkat bacaanku ini Allah kabulkan hajatku," tegas Buya Yahya.
Baca Juga: Rektor Uniga Abdusy Syakur Amin Kembali Terpilih Jadi Ketua KONI Garut
Selain itu, Buya Yahya menjelaskan bahwa setiap daerah mempunya kebiasaan di malam Nifsu Syaban yang berbeda-beda.
“Kebiasaan tersebut jangan dihilangkan selagi semua amalannya positif,” jelas Buya Yahya.
Tapi yang Rasulullah SAW contohnya amalan sholat yang dikerjakan saat malam Nisfu Syaban melaksanakan sholat witir sebanyak 11 rokaat.
Atau bisa juga dengan mengerjakan segala sholat yang hukumnya sunnah. Witir, hajat, taubat, tahajud, dan sunnah lainnya.
Baca Juga: Apakah Umat Muslim Pasti Masuk Neraka Dahulu Sebelum Surga? Simak Jawaban Buya Yahya Berikut Ini!
“Itu lebih baik karena mengerjakan yang sunnah di malam istimewa,” lanjutnya.***
Editor : inilahkoran


