Rusia Sebut Kasus Jeffrey Epstein Ungkap Tingginya Korupsi dan Konspirasi Elit Barat
Rusia menyebutkan bahwa kasus Jeffrey Epstein telah membongkar tingginya tingkat korupsi dan konspirasi dari kalangan elit Barat.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - kasus Jeffrey Epstein dengan jutaan isi dokumen yang mengejutkan berhasil mengejutkan dunia.
Hal ini dikarenakan bukan hanya konspirasi dan kasusnya saja, namun banyak toko penting dunia di beberapa negara juga ikut terlibat dalam kasus Jeffrey Epstein.
Rusia kini menyatakan kasus pelaku kejahatan seksual Jeffrey Epstein telah membuka tingginya tingkat korupsi global di kalangan “elit Barat”, yang dinilai menjadi simbol dominasi kejahatan dalam sistem kekuasaan internasional.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova, mengatakan kasus Jeffrey Epstein mencerminkan adanya konspirasi di antara pihak-pihak berpengaruh di berbagai negara serta dalam organisasi internasional, yang turut memengaruhi proses keuangan dan ekonomi dunia.
Maria Zakharova menyebut kasus tersebut sebagai cerita tentang “persekongkolan orang-orang yang berada dalam posisi kekuasaan” dan jaringan pengaruh mereka.
“Ini adalah kejahatan mengerikan yang dilakukan bukan karena keputusasaan atau bahkan karena kebejatan semata," katanya.
"Kejahatan ini dilakukan demi kejahatan itu sendiri,” tambah Maria Zakharova kepada media lokal.
Maria Zakharova menambahkan bahwa informasi mengenai elit Barat yang terungkap dari kasus Jeffrey Epstein hanyalah bagian kecil dari persoalan yang lebih besar.
“Kita tidak tahu apa-apa tentang elit Barat. Ini hanya serpihan kecil dari gunung es yang sangat besar,” tuturnya.
Departemen Kehakiman Amerika Serikat baru-baru ini merilis lebih dari tiga juta halaman dokumen dari kasus Jeffrey Epstein.
Dokumen ini mencakup 2.000 video, serta 180.000 gambar berdasarkan Epstein Files Transparency Act yang disahkan menjadi undang-undang pada November lalu.
Materi tersebut mencakup foto, transkrip sidang juri, serta catatan investigasi yang menyoroti hubungan Jeffrey Epstein dengan kalangan pebisnis, miliarder, pejabat pemerintah, dan tokoh media di Amerika Serikat maupun di luar negeri.
Namun, Jeffrey Epstein ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri di penjara New York pada 2019 saat menunggu persidangan atas dakwaan perdagangan seks federal yang melibatkan anak perempuan di bawah umur.***
Editor : Irma Nurfajri


