INILAHKORAN, Bogor - Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor merampungkan kerjasama penggunaan Instalasi Pengolahan Air (IPA) milik PT Unitex Tbk.
Sebelum beroperasi, IPA yang bisa memproduksi 50 liter per detik air bersih, dilakukan pengurasan untuk membersihkan sedimen atau lumpur yang ada pada Selasa (12/7/2022).
IPA milik PT Unitex ini sudah empat tahun tidak pernah dilakukan pengurasan. Sehingga lumpur menumpuk setinggi orang dewasa.
"Ini merupakan bentuk lima program kerja, yang salah satunya penambahan kapasitas produksi. Dengan mengoptimalkan IPA atau SPAM milik PT Unitex," ungkap Direktur Teknik (Dirtek) Perumda Tirta Pakuan, Ardani Yusuf saat ditemui awak media di IPA PT Unitex, Kota Bogor, Selasa (12/7/2022) siang.
"Alhamdulillah beberapa hari lalu sudah ada kesepakatan sudah ada MoU melalui direktur umum," tambah Ardani.
Ardani memaparkan, untuk tahapan selanjutnya, sebelum beroperasi perlu dilakukan pengurasan lantaran pengolahan ini sudah empat tahun lebih tidak dilakukan pengurasan.
"Saat melakukan pengurasan pada Selasa (12/7), lumpur yang ada di IPA milik PT Unitex setinggi orang dewasa bahkan mencapai lebih dari dua meter," paparnya.
Ardani menyebutkan, hal ini salah satu upaya agar IPA ini bisa optimal yaitu dengan kapasitas 50 liter per detik. Untuk hari ini, pihaknya menentukan dari departemen produksi, departemen perawatan, dan departemen teknis, untuk saling bersinergi terkait dengan rencana pengoperasian ini.
"Proses pengurasan ini, akan dilanjutkan Rabu (13/7/2022). Pengurasan masih berlanjut dan tidak boleh berhenti karena Unitex sendiri masih membutuhkan air bersih. Jadi tidak bisa sekaligus, bertahap satu-satu," tegasnya.
Ardani membeberkan, sejatinya IPA ini masih berfungsi, kurang lebih 5 liter per detik. Sehingga pengurasannya dilakukan secara bertahap. Instalasi PT Unitex ini nanti akan membantu pelayanan khususnya di zona 1.
"Selama ini, kapasitas pengaliran air di zona 1 berasal dari dua sumber. Yaitu mata air tangkil dengan kapasitas 120 liter per detik dan dari WTP Cikereteg atau Rancamaya sekitar 40 liter per detik," bebernya.
Ardani berharap, dengan adanya penambahan pasokan air ini, tentunya Perumda Tirta Pakuan bisa mengoptimalkan pasokan dari PT Unitex untuk zona 1. Tentunya ini juga salah satu untuk menunjang penambahan sambungan langsung.
"Kalau 1 meter itu untuk 70 pelanggan dengan 50 liter per detik, ini kurang lebih penambahan di 3.500 pelanggan. Saya berharap kegiatan ini bisa optimal apa yang kita rencanakan, apa yang kita jalankan sesuai apa yang diinginkan Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor," jelasnya.
Pihaknya pun meminta dukungan masyarakat Kota Bogor dalam upaya peningkatan pelayanan kepada pelanggan, salah satunya mengoptimalkan kerjasama dengan PT Unitex. Sehingga tidak perlu membangun IPA baru yang membutuhkan biaya investasi besar.
"Jadi kami hanya memanfaatkan IPA yang ada, dan mereka menyampaikan silahkan digunakan," pungkasnya.(rizki mauludi)***