INILAHKORAN, Bandung- Sebanyak 76 Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) di Kabupaten Bandung belum bisa melakukan pencetakan KTP Elektronik.
Padahal, Alat ADM itu digadang-gadang oleh Bupati Bandung Dadang Supriatna sebagai upaya mendekatkan pelayanan pencetakan KTP bisa dilakukan di kantor desa.
Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bandung, Asep Muhammad Yusuf menyatakan sistem informasi administrasi kependudukan (SIAK) menjadi masalah ADM belum bisa melakukan pencetakan KTP secara mandiri.
"Ada kendala, yakni belum ada aplikasi terbaru ADM. Aplikasi dalam ADM itu harus disingkronisasi dengan SIAK terpusat supaya bisa mencetak," kata Asep di Soreang Selasa 12 Juli 2022.
Dikatakan Asep, hasil koordinasi dengan Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri). Ada beberapa daerah yang SIAK terpusatnya belum selesai. Sebenarnya SIAK terpusat Kabupaten Bandung itu telah selesai, namun harus menunggu daerah lain yang belum tuntas SIAK terpusatnya.
Asep melanjutkan, keberadaan ADM ini sebenarnya sangat dinantikan oleh masyarakat. Karena dengan adanya pelayanan ADM di tingkat desa, dapat mendekatkan masyarakat pemohon KTP.
"Dalam ADM itu padahal ada blankonya, hanya tinggal menunggu aplikasi dengan SIAK terpusatnya selesai. Semoga dalam waktu dekat sudah bisa mencetak KTPdi ADM. Jadi masyarakat tidak usah jauh-jauh datang ke Kantor Kecamatan atau Disdukcapil," ujarnya.
Di Kabupaten Bandung sendiri saat ini telah ada 76 ADM yang disebar di 76 desa. ADM inu telah ada sejak tahun lalu di Kabupaten Bandung. Tujuannya, masyarakat yang rumahnya jauh dari kantor kecamatan dan Disdukcapil di Soreang, bisa mencetak sendiri beberapa kebutuhan administrasi kependudukan sendiri.
" Kalau Kartu Keluarga, Kartu Idenditas Anak dan Akta Kelahiran sudah bisa cetak sendiri di ADM. Tinggal KTP elektronik saja yang belum bisa. Mohon bersabar, kami juga mengetahui pencetakan KTP melalui mesin ADM itu sangat ditunggu oleh masyarakat. Tapi sayangnya untuk sekarang masih ada kendala," katanya.(rd dani r nugraha).***