Sakit Kepala Akibat Dehidrasi: Gejala, Penyebab, dan Cara Efektif Mengatasinya

Sering merasa sakit kepala saat kurang minum? Ketahui gejala sakit kepala akibat dehidrasi, penyebab utamanya, serta cara cepat mengatasinya menurut ahli.

Sakit Kepala Akibat Dehidrasi: Gejala, Penyebab, dan Cara Efektif Mengatasinya
Sakit Kepala Akibat Dehidrasi: Gejala, Penyebab, dan Cara Efektif Mengatasinya

INILAHKORAN.ID - sakit kepala dapat dipicu oleh berbagai hal, salah satunya adalah kekurangan cairan tubuh atau dehidrasi

Ketika tubuh tidak mendapatkan asupan cairan yang cukup, organ-organ tidak dapat berfungsi dengan optimal, yang pada akhirnya memicu timbulnya rasa nyeri di kepala.

​Lantas, bagaimana dehidrasi bisa menyebabkan sakit kepala, dan apa saja langkah yang bisa dilakukan untuk meredakannya? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.

​Gejala sakit kepala Akibat dehidrasi

​Rasa sakit kepala karena dehidrasi bisa dirasakan berbeda pada setiap orang, mulai dari nyeri ringan hingga denyut yang lebih tajam layaknya migrain. Rasa sakit ini umumnya terasa di seluruh bagian kepala atau terkonsentrasi di area depan, samping, maupun belakang.

​Selain nyeri kepala, kondisi ini biasanya disertai gejala dehidrasi lainnya, seperti:

​Rasa haus yang berlebihan.

​Mulut terasa kering atau lengket.

​Jarang buang air kecil atau urine berwarna kuning pekat.

​Kulit terasa kering atau dingin.

​Kram otot.

​Kelelahan atau pusing.

​Mengapa dehidrasi Menyebabkan sakit kepala?

dehidrasi terjadi ketika cairan yang keluar dari tubuh (melalui keringat, urine, atau pernapasan) lebih banyak daripada asupan cairan yang masuk. Kondisi ini sering kali dipicu oleh olahraga berat di cuaca panas, kurang minum, berpuasa, atau efek samping obat-obatan tertentu.

​Selain itu, dehidrasi juga dapat memicu atau memperparah kondisi sakit kepala lain yang sudah ada sebelumnya, seperti migrain atau tension headache (sakit kepala tegang).

​Cara Mengatasi sakit kepala Akibat dehidrasi

​Sebagian besar sakit kepala akibat dehidrasi dapat mereda dalam waktu beberapa jam setelah tubuh mendapatkan asupan cairan kembali. Berikut beberapa langkah penanganan yang efektif:

​Minum Air Putih: Segera minum 1–2 gelas air putih. Hindari minum terlalu cepat agar tidak memicu rasa mual. Minumlah secara perlahan dan bertahap.

​Minuman Electrolyte: Jika dehidrasi disebabkan oleh olahraga berat atau cuaca sangat panas, minuman beralokasi elektrolit dapat membantu menggantikan mineral tubuh yang hilang.

​Kompres Dingin: Letakkan kantong es (ice pack) atau kain basah dingin di area dahi untuk membantu meredakan rasa nyeri dan memberikan efek menenangkan.

​Istirahat di Tempat Sejuk: Hentikan aktivitas fisik sejenak dan beristirahatlah di ruangan yang sejuk, tenang, dan redup.

​Obat Pereda Nyeri: Jika nyeri berlanjut, Anda dapat menggunakan obat pereda nyeri bebas (OTC). Namun, hindari obat yang mengandung kafein karena kafein dapat memperburuk dehidrasi.


Editor : Firda Rachmawati