Satria Muda Bandung Perkenalkan Jajaran Kepelatihan dan Manajemen Hadapi Musim 2026
Klub bola basket Satria Muda Bandung perkenalkan jajaran kepelatihan dan manajemen menyambut musim kompetisi 2026.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Klub bola basket Satria Muda Bandung perkenalkan jajaran kepelatihan dan manajemen menyambut musim kompetisi 2026.
Dalam struktur terbaru, Satria Muda Bandung menunjuk Djordje Jovicic sebagai pelatih kepala baru menggantikan Coach Youbel Sondakh yang sudah melatih Satria Muda sejak 2017.
Djordje mengungkapkan rasa bangganya menjadi bagian dari klub yang bermarkas di Bandung ini. Apalagi Satria Muda Bandung adalah tim dengan trofi terbanyak di Indonesia.
“Dan setiap pelatih akan merasa terhormat menjadi bagian dari klub yang bersejarah dan sukses ini. Saya berterima kasih atas kepercayaan ini dan ingin berkontribusi untuk membangun era keunggulan berikutnya di Bandung,” ujar Djordje di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Senin 1 Desember 2025.
Pelatih asal Serbia ini pun menaruh penghargaan tinggi kepada Youbel Sondakh yang telah banyak memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan klub.
“Youbel Sondakh adalah pelatih yang luar biasa, baik secara pribadi maupun secara pribadi. Saya menghormati semua yang telah ia capai untuk Satria Muda Bandung dan saya berharap dapat bekerja sama dengannya. Bagi saya, yang terpenting adalah setiap pemain memberikan intensitas tertinggi mereka di setiap momen di lapangan,” tambahnya.
Djordje sebelumnya menjalani karir rekam jejak internasional yang cukup kuat hingga akhirnya mau menerima pinangan Satria Muda. Ia memimpin Partizan U18 pada 2021-2022 dan sebelumnya menjadi Pelatih Kepala U20 Beikong Fly Dragons di Beijing dan pernah menjabat Assistant Pelatih Kepala Timnas Serbia U20.
Di Indonesia, Djordje sempat memegang Pelita Jaya Jakarta. Kini, ia membawa perspektif baru dan standar kepelatihan Eropa untuk memperkuat Satria Muda Bandung.
Dengan adanya pergantian pelatih, Satria Muda Bandung menempatkan Youbel Sondakh menjadi Direktur Olahraga. Terkait dengan perubahan ini, Youbel menyebut bahwa momentum ini adalah saat yang tepat baginya untuk menerima tantangan baru.
"Saya merasa ini adalah waktu yang tepat untuk menerima tantangan baru. Saya ingin mencoba hal baru dan mengembangkan diri, tidak hanya sebagai pelatih tetapi juga di balik layar. Peran sebagai Direktur Olahraga memberi saya ruang untuk melihat gambaran besar, membangun struktur tim, dan menyiapkan fondasi jangka panjang bagi Satria Muda,” kata Youbel.
la menjelaskan fokus awalnya yakni membangun ulang kerangka pendukung tim. Mulai dari pemain, pelatih, coaching staff, hingga official.
“Setelah itu kami menyiapkan sistem pendukung jangka panjang seperti scouting pemain muda, kerja sama dengan kampus dan klub amatir, serta memperluas relasi. Ini adalah proses membangun pondasi, bukan sekadar menyusun roster,” tuturnya.
Restrukturisasi juga menghadirkan Cecilia Dwi Maya sebagai Manajer Tim Satria Muda Bandung menggantikan Theodore Wira Adi.
Sebagai mantan atlet basket putri, ia membawa perspektif mendalam tentang dinamika tim.
"Sebagai mantan pemain, saya belajar banyak tentang disiplin, komunikasi, manajemen ego, dan pentingnya kultur tim. Pengalaman ini membantu saya membangun kepercayaan dan tujuan yang sama dalam tim profesional pria seperti Satria Muda Pertamina Bandung,” kata Cecil.
Sementara, posisi Managing Director Satria Muda Bandung dipercayakan kepada Christian Ronaldo Sitepu. Dia melihat restrukturisasi ini dilakukan sebagai kebutuhan untuk membangun fondasi jangka panjang yang lebih kuat.
“Youbel adalah sosok legendaris yang memahami tim dari luar dan dalam. Peran barunya bukan hanya mempersiapkan musim tetapi juga menjaga legacy dan menciptakan pencapaian baru,” kata Dodo sapaan akrabnya.
Terkait penunjukan Djordje Jovicic sebagai Pelatih Kepala yang baru, ia menegaskan bahwa harapannya adalah untuk penunjang klub yang sedang mengalami transisi supaya bisa menjadi klub dengan kualitas luar biasa.
"Harapan kami untuk Coach Djordje jelas yaitu membawa kembali gelar juara ke Bandung serta membangun kekuatan baru melalui pemain muda. Pergantian Manajer Tim ke Cecilia juga memperkuat fondasi klub. Kami fokus pada digitalisasi, komersialisasi, dan peningkatan pengalaman fans untuk menjadikan Satria Muda lebih modern dan relevan,” pungkasnya.
Editor : Doni Ramdhani

