'Sawit Academy USU' Bahas Peran Sawit dalam Kesehatan dan Kehidupan Sehari-hari

Sawit Academy Episode USU yang diselenggarakan oleh PT Hai Sawit Indonesia dan didukung BPDP menghadirkan perspektif menarik dari dunia medis. 

'Sawit Academy USU' Bahas Peran Sawit dalam Kesehatan dan Kehidupan Sehari-hari
Sawit Academy Episode USU yang diselenggarakan oleh PT Hai Sawit Indonesia dan didukung BPDP menghadirkan perspektif menarik dari dunia medis. (Istimewa)

INILAHKORAN.ID - Sawit Academy Episode Universitas Sumatera Utara (USU), yang diselenggarakan oleh PT Hai Sawit Indonesia dan didukung Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP), menghadirkan perspektif menarik dari dunia medis. 

Sesi kali ini mengangkat tema “Peran Produk Turunan Sawit dalam Dunia Kesehatan dan Kehidupan Sehari-hari.”

Dosen Fakultas Kedokteran USU, Dr rer medic., dr M Ichwan, M.Sc., Sp.KKLP, Subsp.FOMC, menjelaskan, minyak Sawit dan turunannya memiliki nilai medis yang signifikan. 

Salah satu contohnya adalah vitamin E alami dalam bentuk tocotrienol, yang dikenal memiliki aktivitas antioksidan. Senyawa ini berperan dalam menangkal radikal bebas dan mendukung kesehatan sel tubuh.

“Produk turunan Sawit tidak bisa dilepaskan dari kehidupan sehari-hari, termasuk dalam bidang kesehatan. Kita menemukannya dalam kapsul obat, suplemen, hingga berbagai produk farmasi dan kosmetik,” ujarnya dalam keterangan persnya.

Dr Ichwan menambahkan, gliserin, salah satu turunan Sawit, banyak dimanfaatkan dalam industri farmasi sebagai bahan pembantu (excipient). 

Gliserin membantu menjaga stabilitas, kelembapan, dan tekstur produk obat maupun perawatan kulit, sehingga memiliki fungsi penting untuk keamanan dan efektivitas produk medis yang digunakan masyarakat.

Lebih lanjut, Dr Ichwan menekankan pentingnya melihat Sawit dari perspektif ilmiah dan berbasis riset, terutama terkait isu kesehatan dan lingkungan.

“Kita harus membedakan antara opini dan bukti ilmiah. Dalam dunia kedokteran, semua harus berbasis evidence. Begitu juga dalam menilai peran Sawit—harus dengan data dan penelitian,” tegasnya.

Diskusi berlangsung interaktif, dengan mahasiswa aktif menggali hubungan antara konsumsi minyak Sawit, kesehatan masyarakat, serta peran industri dalam mendukung standar keamanan pangan dan farmasi.

Didukung BPDP, kegiatan ini memperkuat literasi Sawit dari sisi ekonomi, lingkungan, dan kesehatan. Program ini juga mendorong mahasiswa memahami peran luas Sawit dalam dunia medis dan kehidupan sehari-hari.

Dengan pendekatan ilmiah yang disampaikan langsung oleh akademisi Fakultas Kedokteran, Sawit Academy USU menegaskan bahwa pemahaman tentang Sawit harus komprehensif, karena Sawit bukan hanya komoditas, tetapi juga berkaitan dengan kesehatan dan kualitas hidup masyarakat. ***


Editor : Gin gin T Ginulur