SBY Tegaskan Dukungan Demokrat untuk Pemerintahan Prabowo dan BPI Danantara: Tekad Koalisi untuk Menyukseskan Pemerintahan Presiden Prabowo

Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat sekaligus Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), menegaskan komitmen penuh partainya untuk mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

SBY Tegaskan Dukungan Demokrat untuk Pemerintahan Prabowo dan BPI Danantara: Tekad Koalisi untuk Menyukseskan Pemerintahan Presiden Prabowo
SBY Tegaskan Dukungan Demokrat untuk Pemerintahan Prabowo dan BPI Danantara: Tekad Koalisi untuk Menyukseskan Pemerintahan Presiden Prabowo

INILAHKORAN, Bandung – Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat sekaligus Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), menegaskan komitmen penuh partainya untuk mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Dalam pidatonya pada Kongres VI Partai Demokrat, SBY menegaskan bahwa Demokrat akan terus berperan aktif dalam memastikan keberhasilan agenda pemerintahan, termasuk pengawalan terhadap program strategis seperti Badan Pengelolaan Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara).

"Kami juga perlu memastikan dalam konteks pengawalan tadi agar semua agenda pemerintah, termasuk keberadaan Danantara yang hari ini telah diluncurkan oleh Presiden, kami kawal," ujar SBY.

SBY menekankan bahwa sebagai bagian dari Koalisi Indonesia Maju (KIM), Partai Demokrat memiliki tanggung jawab politik untuk mendukung dan memastikan kelancaran program-program pemerintahan Prabowo.

Oleh karena itu, Demokrat tidak hanya akan memberikan dukungan politik, tetapi juga berkontribusi secara aktif dalam mengawal implementasi kebijakan yang pro-rakyat.

"Tekad Koalisi untuk menyukseskan pemerintahan Presiden Prabowo. Kesediaan Koalisi untuk terus menjaring harapan dan aspirasi rakyat," tegasnya.

SBY juga menegaskan bahwa Partai Demokrat akan terus bersinergi dengan partai-partai lain dalam KIM untuk mewujudkan agenda pembangunan nasional yang telah dirancang oleh pemerintahan Prabowo.

Dalam acara yang sama, Presiden Prabowo resmi meluncurkan Badan Pengelolaan Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

Peresmian ini dilakukan bersama dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, menandai sinergi lintas pemerintahan dalam mendukung pengelolaan investasi nasional.

Sebagai lembaga yang bertanggung jawab dalam mengelola investasi strategis Indonesia, BPI Danantara diharapkan mampu menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi melalui optimalisasi aset negara dan investasi jangka panjang.

Dalam struktur organisasi BPI Danantara, Presiden Prabowo telah menunjuk sejumlah tokoh penting, antara lain:

  • Rosan P. Roeslani sebagai CEO Danantara, yang juga menjabat sebagai Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM.
  • Pandu Sjahrir sebagai Chief Investment Officer (CIO), bertugas mengelola holding investasi.
  • Dony Oskaria sebagai Chief Operating Officer (COO), bertugas mengelola holding operasional.

Sementara itu, Menteri BUMN Erick Thohir dipercaya sebagai Ketua Dewan Pengawas Danantara, didampingi oleh Muliaman Hadad sebagai Wakil Ketua, serta Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sebagai anggota.

Di tingkat penasihat, Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo turut bergabung dalam Dewan Penasihat BPI Danantara, menunjukkan kesinambungan kepemimpinan dan dukungan dari para pemimpin bangsa terhadap badan investasi ini.

Untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas, Komite Pengawas BPI Danantara juga akan melibatkan berbagai lembaga pengawas negara, termasuk Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kejaksaan Agung, serta Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).***


Editor : Yosep Saepul Ramadan