Sebanyak 27 Sekolah di Kota Bandung Ramaikan Expo Kecakapan Abad Ke-21 Berbasis Teknologi

Dinas Pendidikan Kota Bandung menggelar kegiatan Expo dengan tema Kecakapan Abad ke-21 Berbasis Teknologi di Istana Kana Kawaluyaan. Sebanyak 27 stand menampilkan keunggulan sekolah masing-masing dalam pengelolaan pembelajaran, Kamis  30 November 2023.

Sebanyak 27 Sekolah di Kota Bandung Ramaikan Expo Kecakapan Abad Ke-21 Berbasis Teknologi
Dinas Pendidikan Kota Bandung menggelar kegiatan Expo dengan tema Kecakapan Abad ke-21 Berbasis Teknologi di Istana Kana Kawaluyaan. Sebanyak 27 stand menampilkan keunggulan sekolah masing-masing dalam pengelolaan pembelajaran, Kamis  30 November 2023.

INILAHKORAN, Bandung - Menyongsong era modern, Dinas Pendidikan Kota Bandung menggelar kegiatan Expo dengan tema Kecakapan Abad ke-21 Berbasis Teknologi di Istana Kana Kawaluyaan. Sebanyak 27 stand menampilkan keunggulan sekolah masing-masing dalam pengelolaan pembelajaran, Kamis  30 November 2023.

Expo ini adalah momen yang sangat strategis dari 481 Sekolah Dasar negeri maupun swasta, di Kota Bandung, diwaili oleh 27 sekolah yang menampilkan keunggulannya dalam pengelolaan pembelajaran. Tentunya di abad ke-21 berbasis teknologi ini diartikan kelak ke depan satuan pendidikan harus memulai menyongsong era yang lebih maju.

Kabid PPSD Dinas Pendidikan Kota Bandung, Bambang Ariyanto mengatakan, salah satu keunggulan ini sebagai bekal untuk peserta didik. Bagaimana, orang dewasa khususnya pendidik memberi bekal kecakapan terkait dengan kemampuan abad ke-21.

“Anak-anak perlu pandai berkomunikasi, berkolabiirasi, berpikir kritis, dan kreatif. Tentu saja harus dilatih, kelak anak-anak di kemudian hari menjadi orang dewasa dan menjadi pengganti kita, pemimpin bangsa, mereka bisa menguasai baik tataran lokal maupun global,” kata Bambang, Bandung, Kamis 30 November 2023.

Kabid PPSD sangat mengapreiasi dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh sekolah yang berkontrbusi menyukseskan Expo ini. Tidak sekedar saling memperlihatkan keunggulan, tapi seluruh sekolah bisa melihat, mengadopsi dan menerapkan keunggulan dari sekolah lain di sekolah masing-masing.

“Bapak Ibu nanti bisa saling melihat, memperhatikan, dan mengadopsi sekolah-sekolah yang hadir ini merupakan perwakilan. Masih banyak sekolah yang unggul di Kota Bandung tetapi karena keteratasan tempat sehingga dibatasi,” ujarnya.

Kasi Kurikulum PPSD Dinas Pendidikan Kota Bandung, Jajang Hernawan mengatakan bahwa Dinas Pendidikan Kota Bandung terus mendorong agar seluruh satuan pendidikan bisa maju bersama-sama untuk menata pendidikan di Kota Bandung. Selain berpikir global juga perlu melestarikan dan memelihara budaya lokal.

“Jika bukan kita, siapa lagi yang akan memajukan. Mari bersama-sama kita memajukan budaya Sunda. Berpikir global dan bertindak lokal,” ucapnya.

Aksara sunda sebagai bentuk implementasi dari Perda nomor 9 tahun 2012 yang erat kaitannya setiap individu, khususnya yang ada di Kota Bandung untuk berpikir global dan bertindak lokal.

Setiap individu perlu mampu memahami akan perkembangan dunia dengan tetap bertindak sesuai dengan landasan budaya yang dimiliki. Tentu perlu sinergitas pemerintah daerah, akademisi, budayawan, dan wari Bandung.  (***)


Editor : Ahmad Sayuti