Mantap Nih.. Kota Bandung Bangun Puluhan Ruang Kelas Baru Tahun Depan

Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung tengah menyiapkan pembangunan ruang kelas baru, dan perbaikan bangunan sekolah untuk memenuhi kebutuhan layanan pendidikan pada 2026.

Mantap Nih.. Kota Bandung Bangun Puluhan Ruang Kelas Baru Tahun Depan
Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung tengah menyiapkan pembangunan ruang kelas baru, dan perbaikan bangunan sekolah untuk memenuhi kebutuhan layanan pendidikan pada 2026.

INILAHKORAN.ID - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung tengah menyiapkan pembangunan Ruang Kelas Baru, dan perbaikan bangunan sekolah untuk memenuhi kebutuhan layanan pendidikan pada 2026.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung, Asep Gufron mengatakan, program tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

“Tahun depan kita fokus mengawal amanat RPJMD, yaitu pembangunan 30 Ruang Kelas Baru SD dan 30 Ruang Kelas Baru SMP. Anggarannya sudah disiapkan untuk tahun 2026,” kata Asep Saeful Gufron pada Selasa 2 Desember 2025.

Menurut dia, setelah dilakukan perhitungan ulang. Pemerintah kota memperoleh tambahan anggaran yang memungkinkan penambahan program perbaikan fisik.

“Alhamdulillah ada tambahan anggaran. Jadi selain 30 Ruang Kelas Baru, akan ada rehab untuk sekitar 30 SD dan 25 SMP. Tapi, angka ini masih menunggu hasil kajian terbaru mengenai kapasitas dan kondisi bangunan,” ucapnya.

Kajian teknis tersebut, lanjut Asep menjadi dasar untuk menentukan sekolah yang perlu diprioritaskan penanganannya. “Kalau hasil kajian menunjukkan konstruksi bangunan mengkhawatirkan, bangunan itu akan kami dahulukan untuk direhab,” ujar dia.

Pembangunan Ruang Kelas Baru, rencananya dilakukan di sekolah-sekolah yang sudah ada. Ia menyebut, pembangunan sekolah baru di Kota Bandung terakhir kali berlangsung pada 2002.

“Saat itu di Bojongloa dan SMP 75, kalau tidak salah,” ucapnya.

Ia menambahkan, kebutuhan Ruang Kelas Baru muncul dari beberapa faktor. Selain bertambahnya jumlah siswa, ada bangunan sekolah yang sebelumnya dibangun hanya satu lantai dan belum tuntas.

“Sekarang kita selesaikan pembangunannya. Masih ada juga sekolah yang memakai dua shift karena keterbatasan ruang. Ruang-ruang kelas yang kondisinya memprihatinkan, ditargetkan dapat diperbaiki mulai 2025," ujar dia.

Anggaran untuk pembangunan 30 Ruang Kelas Baru mencapai hampir Rp 38 miliar, turun dari rencana awal sekitar Rp 58 miliar. Menurut Asep, efisiensi ini dicapai setelah pemetaan ulang kebutuhan di lapangan.

“Kami hati-hati karena harus memastikan kondisi bangunan aman, apalagi memasuki musim hujan,” ucapnya.

Untuk menjaga keselamatan siswa dan guru pada musim penghujan, pihaknya juga meminta seluruh kepala sekolah mengecek kelaikan bangunan masing-masing. “Saat ini pengecekan sudah berjalan di SMP, SD dan TK. Untuk TK, alhamdulillah hanya lima, dan semuanya sudah selesai direnovasi,” tandas dia.***


Editor : JakaPermana