Sejak 2023, PLN Group Jawa Barat Alirkan 4.124 Sambungan Listrik Gratis
Sejak 2023, insan PLN UID Jawa Barat telah berkontribusi menghadirkan 4.124 sambungan listrik gratis untuk masyarakat melalui LUTD.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Kolaborasi lintas entitas PLN Group Jawa Barat pada momentum Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81 menjadi kekuatan untuk memperluas jangkauan program yang telah berjalan secara konsisten.
General Manager PLN UID Jawa Barat Muhammad Joharifin mengatakan, semangat HLN ke-81 menjadi pengingat bagi seluruh insan PLN bahwa tugas menghadirkan listrik tidak berhenti pada tersedianya infrastruktur, tetapi juga bagaimana manfaatnya dapat dinikmati secara merata oleh masyarakat.
"Sejak 2023, insan PLN UID Jawa Barat telah berkontribusi menghadirkan 4.124 sambungan listrik gratis melalui LUTD. Capaian tersebut menjadi landasan untuk terus memperbesar manfaat program bagi masyarakat," kata Joharifin dalam keterangan yang diterima, Jumat (30/10/2026).
Menurutnya, kehadiran sambungan listrik mandiri diharapkan tidak hanya memberikan kenyamanan bagi keluarga penerima, tetapi juga membuka kesempatan untuk meningkatkan kualitas hidup, mulai dari mendukung pendidikan anak hingga mengembangkan usaha produktif.
“Setiap rumah yang kini memiliki listrik sendiri menyimpan harapan baru. Anak-anak bisa belajar lebih nyaman, keluarga dapat beraktivitas dengan lebih baik, dan peluang ekonomi pun semakin terbuka. Kami ingin terang yang dihadirkan PLN benar-benar menjadi energi bagi masyarakat untuk tumbuh dan meningkatkan kesejahteraannya,” tambah Joharifin.
Dia menjelaskan, tak sedikit warga yang rumahnya sudah terjangkau jaringan listrik tetapi belum mampu memiliki sambungan sendiri karena keterbatasan ekonomi.
"Melalui Light Up The Dream, kami ingin menjembatani kondisi tersebut dengan menggerakkan kepedulian seluruh insan PLN agar semakin banyak keluarga dapat menikmati listrik secara mandiri,” ujar Joharifin.
Terbaru, PLN UID Jawa Barat bersama berbagai entitas PLN Group menggalang solidaritas. Melalui program Light Up The Dream (LUTD), PLN UID Jawab Barat menargetkan hingga Desember 2026 sebanyak 2.710 keluarga prasejahtera akan mendapatkan sambungan listrik gratis.
Gerakan ini menjadi upaya nyata PLN untuk membantu masyarakat yang selama ini belum mampu menikmati listrik secara mandiri meskipun jaringan kelistrikan telah tersedia di lingkungan tempat tinggalnya.
Mengusung tema “Sambung Listrik, Sambung Harapan: Bersama Menghadirkan Terang”, program tersebut mulai diwujudkan melalui penyalaan listrik secara bertahap hingga Desember 2026 di berbagai wilayah Jawa Barat.
Adapun sebanyak 873 keluarga prasejahtera yang tersebar Jawa Barat telah diberikan sambungan listrik gratis, salah satunya berlangsung di Desa Sadangmekar, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, pada Rabu (28/10/2026).
Kebahagiaan yang dirasakan warga Sadangmekar menjadi bagian dari gerakan besar insan PLN untuk menghadirkan manfaat listrik hingga ke lapisan masyarakat yang membutuhkan.
Program ini didukung donasi sukarela pegawai PLN UID Jawa Barat, Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN, serta kolaborasi PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah, PLN Pusharlis, PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Tengah, PLN Electricity Services Unit Pelaksana 1 Jawa Barat, dan PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Barat.
Sejalan dengan hal tersebut, penentuan penerima manfaat LUTD dilakukan melalui survei kondisi lapangan bersama perangkat desa dengan memprioritaskan keluarga prasejahtera Masyarakat yang membutuhkan juga dapat mengajukan bantuan melalui kader desa sesuai persyaratan yang berlaku.
Kepala Desa Sadangmekar Dede Paridi mengapresiasi kepedulian PLN yang telah membantu warganya mendapatkan sambungan listrik mandiri. Menurutnya, program LUTD memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama keluarga prasejahtera yang selama ini masih bergantung pada sambungan listrik milik kerabat maupun tetangga.
“Kami sangat berterima kasih kepada PLN atas bantuan yang diberikan kepada warga kami. Harapannya, program ini dapat terus berlanjut karena masih banyak masyarakat yang membutuhkan, termasuk fasilitas umum seperti kantor desa dan posyandu yang juga memerlukan sambungan listrik mandiri,” ujar Dede.
Editor : Doni Ramdhani

