Sejumlah Karhutla Masih Terjadi di Garut pada Penghujung Musim Kemarau

Kendati beberapa kali sempat turun hujan lokal, sejumlah kejadian kebakaran hutan dan lahan masih mewarnai Kabupaten Garut memasuki pergantian musim kemarau ke musim hujan sekarang ini.

Sejumlah Karhutla Masih Terjadi di Garut pada Penghujung Musim Kemarau
Inilah/Zainulmukhtar

INILAH, Garut- Kendati beberapa kali sempat turun hujan lokal, sejumlah kejadian kebakaran hutan dan lahan masih mewarnai Kabupaten Garut memasuki pergantian musim kemarau ke musim hujan sekarang ini.

Salah satunya kebakaran lahan terjadi di lereng Gunung Puteri kawasan Gunung Guntur Kecamatan Tarogong Kaler, Senin (24/10/2019).

Kepulan asap kebakaran di Gunung Puteri menjadi tontonan warga. Asap tebal membumbung ke angkasa terlihat jelas warga dari kawasan kota Garut.

Belum diketahui berapa luas lahan terbakar berada di atas areal peternakan sapi itu maupun sumber api penyebab kebakaran tersebut.

Sebelumnya, kebakaran juga melanda kawasan Gunung Masigit Kecamatan Cikajang pada Rabu (23/10/2019) malam. Lokasi kebakaran persis jalur lalu lintas Garut-Pameungpeuk dikenal dengan sebutan gunung gelap. Api yang menyala-nyala tampak menerangi kawasan sekitar.

“Laporan sementara, lahan kebakaran di Gunung Masigit mencapai sekitar empat hectare. Api berhasil dipadamkan BPBD  (Badan Penanggulangan Bencana Daerah), Disdamkar (Dinas Pemadam Kebakaran), dan IEA (Indonesia Escorting Ambulance) sekitar pukul 02.54 WIB. Mengenai penyebabnya, masih dalam penyelidikan pihak kepolisian,” kata Kepala Bidang  Pencegahan dan Kesiapsiagaan pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Garut TB. Agus Sopyan didampingi staf Imat Ruhimat.

Beberapa hari sebelumnya juga dilaporkan terjadi kebakaran lahan di Gunung Kancil Kecamatan Cibatu. Terdapat sekitar tiga hektare lahan kebun garapan warga terdampak kebakaran. Diduga kebakaran terjadi akibat kelalaian manusia yang hendak mempercepat pengolahan lahan untuk pertanian dengan cara cepat melalui pembakaran, seiring mulai turun hujan.(Zainulmukhtar)


Editor : Bsafaat