Sekda Herman Tegaskan Fokus Pemprov Jabar Tetap Optimalisasi BIJB Kertajati
Sekretaris Daerah (Sekda) Herman Suryatman menegaskan, fokus Pemerintah Provinsi Jawa Barat tetap pada optimalisasi Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Sekretaris Daerah (Sekda) Herman Suryatman menegaskan, fokus Pemerintah Provinsi Jawa Barat tetap pada optimalisasi Bandara Internasional Jawa Barat (bijb) Kertajati.
Sekda Herman mengatakan, meski nanti Bandara Husein Sastranegara direaktivasi, konsentrasinya hanya untuk penerbangan jarak pendek, dengan pesawat bertenaga baling-baling. Untuk pesawat besar jarak jauh kata dia, tetap akan diprioritaskan di BIJB Kertajati.
"Sehingga ini (Bandara Husein) berjalan, tapi tidak mereduksi concern kita di BIJB," ujar Sekda Herman dikutip Minggu 5 Oktober 2025.
Sebelumnya, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi telah menemui Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, salah satunya membahas BIJB Kertajati. Fokusnya adalah mengarahkan BIJB menjadi gerbang utama penerbangan haji dan umrah.
"Yang pertama kita bahas Kertajati menjadi bandara haji dan umrah, peluangnya kayaknya terbuka," ujar Dedi.
Ia juga menekankan bahwa Bandara Husein Sastranegara, Bandung, akan kembali dihidupkan. "Peluangnya juga ada, dua-duanya bisa berdampingan dengan baik," katanya.
Selain transportasi udara, pembahasan juga menyentuh sektor darat. Reaktivasi jalur kereta api di sejumlah wilayah Jawa Barat hingga rencana komuter line di kawasan Bandung Raya masuk dalam prioritas.
"Kita kerjasama berbagai hal transportasi di Jawa Barat, semoga orang Jawa Barat bisa bepergian kemanapun," tutur Dedi.
Komisaris PT BIJB Dedi Taufik menegaskan, Kertajati akan terus bertransformasi sebagai pusat konektivitas udara Jawa Barat dan wilayah sekitarnya.
"Dengan pertumbuhan jumlah penumpang dan minat terhadap penerbangan internasional yang terus meningkat, Bandara Kertajati optimistis dapat menjadi salah satu bandara utama penopang pariwisata dan perekonomian daerah," ucapnya.
Menurutnya, peluang penerbangan haji dan umrah di Kertajati sangat besar. Meski penerbangan haji masih bergantung pada kebijakan pusat terkait kuota dan maskapai, layanan umrah diyakini bisa berkembang lebih cepat.
"Untuk umroh, PT BIJB terus berupaya menambah jumlah kloter yang dapat diberangkatkan," tandasnya. (Yuliantono)
Editor : Ahmad Sayuti

