Sekda Jabar : TPPAS Lulut-Nambo Beroperasi Penuh di Bulan Juni Mendatang

Usai uji coba operasional, Tempat Pengelolaan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Lulut-Nambo akan beroperasi penuh di Bulan Juni mendatang.

Sekda Jabar : TPPAS Lulut-Nambo Beroperasi Penuh di Bulan Juni Mendatang
Usai uji coba operasional, Tempat Pengelolaan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Lulut-Nambo akan beroperasi penuh di Bulan Juni mendatang./Reza Zurifwan

INILAHKORAN, Bogor-Usai uji coba operasional, Tempat Pengelolaan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Lulut-Nambo akan beroperasi penuh di Bulan Juni mendatang.


"Usai uji coba ke lima atau terakhir dan keluar hasil evaluasinya, TPPAS Lulut-Nambo akan beroperasi penuh di Bulan Juni mendatang," ucap Sekda Jawa Barat Herman Suryatman di Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Jumat, 17 Mei 2024.


Herman Suryatman menuturkan bahwa TPPAS Lulut-Nambo selanjutnya akan melayani pengelolaan dan pemrosesan sampah akan melayani empat pemerintahan daerah.


"TPPAS Lulut-Nambo bakal melayani pengelolaan dan pemrosesan sampah Kota Depok, Kota Tangsel, Kota dan Kabupaten Bogor dengan jumlah tonase sampah 50 - 70 ton," tutur Herman Suryatman.


Mantan Penjabat Bupati Sumedang ini berharap, dengan beroperasionalnya TPPAS Lulut-Nambo maka PT. Jabar Bersih Lestari (JBL) sebagai pengelola mendapatkan tipping fee dari empat pemerintah daerah tersebut.


"Walaupun ini bukan bisnis murni, tetapi investor kan harus meraih untung agar balik modal yang sudah ia tanam. Hingga wajar jika diberlakukan tipping fee," harapnya.


Pria berusia 54 tahun ini melanjutkan bisa saja, PT JBL menambah mesin pengelolaan sampahnya. Hal itu mempertimbangkan masih besarnya Gedung Pengelolaan dan Pemrosesan Sampah.


"Bisa saja nanti ditambah mesinnya, nanti akan ada evaluasi karena mesin yang saat ini beroperasi ada batas waktu pemakaiannya dan saat ini kami akan efektifkan dulu," lanjut Herman Suryatman. (Reza Zurifwan)***


Editor : JakaPermana