Perbaharui Data DTSEN, Pemprov Jabar Gelontorkan Rp10 Miliar ke BPS
Pemerintah Provinsi Jawa Barat menggelontorkan Rp10 miliar dari APBD 2026, ke Badan Pusat Statistik (BPS) dalam rangka pembaharuan data ekonomi masyarakat.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Pemerintah Provinsi Jawa Barat menggelontorkan Rp10 miliar dari APBD 2026, ke Badan Pusat Statistik (BPS) dalam rangka pembaharuan data ekonomi masyarakat.
Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar, Herman Suryatman menuturkan, anggaran Rp10 miliar tersebut merupakan bentuk sinergi antara Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jawa Barat dengan BPS.
Utamanya dalam pembaharuan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) di Jabar, yang dinilai memang membutuhkan data terkini.
"Karena semua desa, kecamatan itu butuh dana yang cukup besar. Sementara kita alokasinya Rp10 miliar. Jadi kita memilih kecamatan, desa yang punya kedalaman persoalan kemiskinan dan pengangguran," ujar Herman di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (27/4/2026).
Ia melanjutkan, prioritas dari anggaran tersebut yakni untuk kecamatan dan desa di 27 kabupaten/kota, dengan tingkat kemiskinan dan penganggurannya paling tinggi.
Herman menambahkan, validitas data menjadi penting bagi pemerintah dalam mengambil kebijakan yang akan diputuskan.
"Jadi kita memang sudah MoU dengan BPS untuk mengoptimalkan update data, pemanfaatan data untuk proses perumusan kebijakan di Pemda Provinsi Jawa Barat," tandasnya.***
Editor : JakaPermana

