Sekitar 70 Persen dari 250 ASN Berminat Menggunakan Bus Khusus dari Pemkot Bandung 

Pemkot Bandung akan menyediakan angkutan bus khusus untuk ASN. Pasalnya, 70 persen dari 250 ASN itu mengaku siap menggunakan moda transportasi massal untuk mengurangi kemacetan lalu lintas.

Sekitar 70 Persen dari 250 ASN Berminat Menggunakan Bus Khusus dari Pemkot Bandung 
Plt Kabid Angkutan dan Sarana Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung Asep Kurnia mengatakan, berdasarkan survei menunjukkan 70 persen dari 250 ASN itu berminat menggunakan bus khusus jika disediakan. (dok/inilahkoran.com)

INILAHKORAN, Bandung - Pemkot Bandung akan menyediakan angkutan bus khusus untuk ASN. Pasalnya, 70 persen dari 250 ASN itu mengaku siap menggunakan moda transportasi massal untuk mengurangi kemacetan lalu lintas.

Plt Kabid Angkutan dan Sarana Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung Asep Kurnia mengatakan, berdasarkan survei menunjukkan 70 persen dari 250 ASN itu berminat menggunakan bus khusus jika disediakan. 

Dia menuturkan, rencananya bus khusus untuk mengakomodir 70 persen dari 250 ASN itu akan menggunakan bus sekolah yang sudah tidak terpakai. Armada bus khusus tersebut nantinya bakal menjemput para ASN di titik yang ditentukan.

"Bus-bus sekolah yang kita alihkan menjadi bus khusus ASN itu, bakal dimodifikasi. Seperti catnya diubah, tidak berwarna kuning lagi. Jadi, bus sekolah ini akan diubah, seperti ada tulisannya bus ASN," ucapnya

Asep menyebutkan, bus khusus ASN akan memiliki tiga rute. Yakni Cibiru-Jalan Cianjur-Balai Kota Bandung, Antapani-Jalan Cianjur-Balai Kota Bandung, dan Terminal Ledeng-Balai Kota Bandung-Jalan Cianjur.

"Kita juga sudah melakukan penjajakan ke lokasi keberangkatannya di dekat McDonalds Cibiru itu. Pihak McDonalds sudah bersedia digunakan untuk pangkalan titik jemputnya ASN di situ," ujar dia. 

Asep menambahkan, bus ASN nantinya ditujukan untuk mengangkut para ASN ke sejumlah kantor dinas dan mal pelayanan publik yang ada di Jalan Cianjur, dan juga ke Balai Kota Bandung. 

"Kalau ada ASN di luar itu yang mau ikut juga boleh. Cuman mungkin enggak diantar ke kantornya. Misalnya kalau turunnya di Gedebage, itu ke kantornya bisa naik ojek gitu atau apa," jelasnya. 

Adapun rencananya program bus ASN tersebut akan mulai dijalankan pada 2023. Saat ini, pihaknya masih menunggu arahan dari Wali Kota Bandung Yana Mulyana untuk proses penganggaran dan persiapan lainnya.*** (yogo triastopo) 


Editor : Doni Ramdhani