Selain Evaluasi, KSAD Maruli Simanjuntak Bakal Tambah Alutsista TNI
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak bakal mengevaluasi kondisi persenjataan yang dimiliki TNI.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak bakal mengevaluasi kondisi persenjataan yang dimiliki TNI.
Pernyataan tersebut disampaikan Maruli Simanjuntak usai menjajal alutsista dalam kegiatan Latihan Menembak Senjata Pesawat Udara (Latbakjad Pesud) TA 2025 di Pusat Pendidikan Infanteri atau Pusdikif Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang dilaksanakan mulai 11-18 Februari 2025.
"Saya ingin mencoba supaya nanti saat diskusi saya tahu persis permasalahan-permasalahannya. Ini memang jadwal rutin yang kita laksanakan untuk mengasah kemampuan," kata Maruli Simanjuntak.
Menurut Maruli, sebagai negara demokrasi yang mengutamakan asas kedamaian, sangat penting untuk memiliki pasukan dan persenjataan tempur yang kuat dan solid.
"Jadi kalau sering disampaikan kalau negara yang cinta damai harus siap perang," katanya.
Artinya, jelas Maruli, prajurit harus tetap melatih skill tempur dengan alutsista yang dimiliki, seperti Apache AH-64E, Fennec AS 550 C3, Mil Mi-17 V5, serta helikopter Bolkow 105.
"Kita akan terus evaluasi supaya bisa lebih baik lagi dalam penggunaannya," ucapnya.
Tak cuma itu, Maruli juga menyebut, TNI juga bakal menambah alutsista agar semakin maju dan mumpuni.
"Kita akan terus berdiskusi melihat perkembangan sebagai evaluasi. Nanti kedepannya kita tambah alutsista agar Indonesia semakin maju. Tentu penguatan itu kita persiapkan," tandasnya.
Sebelumnya, sebagai delapan helikopter melakukan Latihan Menembak Senjata Pesawat Udara (Latbakjad Pesud) TA 2025 di Pusat Pendidikan Infanteri atau Pusdikif Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Dalam kegiatan tersebut, KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak punmenjajal langsung milik Pusat Penerbangan Angkatan Darat (Puspenerbad). Dia dibawa mengitari ruang udara Cipatat.
Usai terbang di atas lapangan Pusdikif, Maruli kemudian menembakkan senjata Gatling Gun 412 yang bisa menembakkan 3000 butir peluru dalam waktu 1 menit saja.
"Sesuai dengan program latihan (TNI AD), hari ini kita melaksanakan latihan menembak dari helikopter," kata Maruli.
"Kita coba sejauhmana kesiapan para penerbad-penerbad kita mulai dari kemampuan terbang dan kemampuan tempurnya," sambungnya.*** (agus satia negara)
Editor : Ahmad Sayuti

