Selebrasi 'Brutal' Klopp Iringi Kemenangan Dramatis Liverpool

SECARA dramatis Liverpool memenangi derby merseyside melawan Everton, Senin (3/12) dini hari WIB. Dia berlari kegirangan masuk lapangan sebelum laga usai

Selebrasi 'Brutal' Klopp Iringi Kemenangan Dramatis Liverpool
Juergen Klopp saat merayakan gol kemenangan Liverpool atas Everton

SECARA dramatis Liverpool memenangi derby merseyside melawan Everton, Senin (3/12) dini hari WIB. Dia berlari kegirangan masuk lapangan sebelum laga usai

Dalam laga di Anfield, Senin (3/12) dini hari WIB, Liverpool harus menunggu hingga masa injury time untuk mencetak gol kemenangan. Adalah pemain pengganti Divock Origi yang jadi pahlawan.

Proses terjadinya gol diawali kesalahan kiper Everton, Jordan Picford. Dia kurang sempurna mengantisipasi tendangan voli Virgil van Dijk. Origi dengan sigap mencocor bola liar di dalam kotak penalti.

Sontak, Klopp kegirangan. Emosinya tak terkendali. Dia mengepalkan tangannya dan berjalan masuk ke dalam lapangan sebelum wasit akhirnya meniup peluit panjang.

Banyak yang mengecam selebrasi Klopp. Dia dianggap tak beretika. Bahkan, kini eks manajer Borussia Dortmund itu terancam sanksi FA.

Klopp mengakui apa yang dia lakukan itu salah. Dia pun meminta maaf dan mengakui gagal mengontrol emosi ketika melihat gol Origi.
"Yang pertama, saya harus minta maaf atas aksi lari saya tadi. Saya langsung minta maaf setelahnya kepada Marco Silva [manajer Everton], saya bukannya ingin tidak sopan," ungkap Klopp kepada Sky Sports.

"Saya harus minta maaf karena saya bukannya tidak menghormati lawan, tapi saya tidak bisa menghentikan diri saya sendiri. Terjadi begitu saja!" sambung dia.

"Rencananya sih tidak berlari [ke dalam lapangan untuk merayakan]! Ketika saya memilih berhenti, saya berada dekat dengan Alisson. Dia kaget! Itu adalah situasi terakhir dari pertandingan."
 


Editor : inilahkoran