Sempat Terkendala, Pembangunan SMPN 3 Jonggol Tetap Berlanjut

Sempat terkendala harga apraisal lahan, proses pembangunan SMP Negeri 3 Jonggol dipastikan tetap berlanjut.

Sempat Terkendala, Pembangunan SMPN 3 Jonggol Tetap Berlanjut
(Istimewa)

INILAH, Jonggol - Sempat terkendala harga apraisal lahan, proses pembangunan SMP Negeri 3 Jonggol dipastikan tetap berlanjut.

Hal itu dikatakan Bupati Bogor Ade Yasin. Menurutnya, kegagalan pembelian lahan calon lokasi SMP Negeri 3 Jonggol hanya karena ketidaksesuaian harga dengan pemilik lahan. Solusinya, Pemkab Bogor akan menambah anggaran pembelian lahannya yang berada di Desa Sirnagalih.

"Pemkab Bogor di Anggaran Pendapatan Belanja Daerah - Perubahan (APBD - P) tahun 2020 sudah menganggarkan pembelian lahan  lokasi SMP Negeri 3 Jonggol, jadi masyarakat jangan khawatir dan tetap mengawal,"  kata Ade saat giat rebo keliling di Jonggol, Rabu (27/11).

Wanita yang juga ibu Bhayangkari Polres Bogor ini menambahkan setelah lahan calon lokasi SMP Negeri 3 Jonggol terbeli, maka Satuan Kerja Perangkat Daerah (SLPD) teekait yaitu Dinas Pendidikan akan menyiapkan anggaran pembangunan gedungnya pada tahun 2021 mendatang.

"Untuk pembangunan Gedung SMP Negeri Jonggol akan kami lakukan di tahun 2021, semoga rencana ini juga dikawal oleh anggota DPRD Kabupaten Bogor asal Jonggol yaitu Beben Suhendar dan Sulaeman," tambahnya.

Ade pun meminta Pemcam Jonggol memastikan atau mengunci harga lahan calon lokasi SMP Negeri 3 Jonggol karena harga tidak boleh naik atau turun karen bisa menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

"Harga lahan calon lokasi SMPn Negeri 3 Jonggol maupun lokasi lahannya yang mau dibeli pemerintah tidak boleh tiba - tiba naik lalu tanpa perencanaan kita 'nombok' karena kalau kita nambahin atau ngirangi anggaran pembebasan lahan maka bisa salah dan ditegur oleh BPK," pinta Ade.

Di tempat yang sama, Camat Jonggol Andri Rahman menuturkan pemilik lahan tiba - tiba menaikkan harga lahannya ketika tau bahwa yang mau membeli lahannya adalah Pemkab Bogor.

"Beberapa waktu lalu memang pemilik lahan tiba - tiba menaikkan harga lahan calon lokasi SMP Negeri 3 Jonggol karea tau Pemkab Bogor yang akan menjadi pembelinya, tapi dengan Kepala Desa Sirnagalih kami akan 'kunci' harga lahannya  agar tidak naik lagi,"  tutur Andri. 

Mantan Sekcam Cibinong ini bersyukur puluhan hingga ratusan siswa SMP Negeri 3 Jonggol  yang selama ini menjalani kelas jauh dan menumpang ke SMP Negeri 1Jonggol akan menggunakan gedungnya sendiri.

"Alhamdulillah, keinginan masyarakat Jonggol khususnya siswa SMP Negeri 3 Jonggol yang menginginkan belajar di gedung miliknya sendiri diperhatikan oleh Bupati Bogor Ade Yasin," tukasnya.  (Reza Zurifwan)


Editor : Bsafaat