Sentil SiPepek Kabupaten Cirebon, Bey Machmudin: Sebaiknya Hindari, Tidak Baik
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin sentil penamaan aplikasi SiPepek yang dirilis Pemerintah Kabupaten Cirebon, karena dinilai berkonotasi negatif.
Bey Machmudin mengatakan, pemilihan nama sudah seharusnya dipikirkan secara baik dan tidak hanya sekedar mudah diingat.
Sebab dapat berdampak terhadap penilaian masyarakat, apalagi terhadap institusi pemerintah.
Maka dari itu Bey Machmudin berharap, Pemkab Cirebon maupun instansi lain dapat memilih penamaan yang lebih tepat dan baik, terhadap apapun yang mereka buat, termasuk aplikasi.
"Memang ada keinginan atau biasa (disingkat). Tapi banyak singkatan lain atau cara lebih baik. Sebaiknya hindari, tidak baik untuk anak-anak," ujar Bey Machmudin di Kota Bandung baru-baru ini.
Sebelumnya viral di sosial media Instagram, dimana SiPepek, akronim dari Sistem Pelayanan Program Penanggulangan Kemiskinan dan Jaminan Kesehatan milik Kabupaten Cirebon ini menarik perhatian netizen.
Lantaran penamaan aplikasi ini dinilai berkonotasi negatif, karena merupakan alat kelamin perempuan pada bahasa sejumlah daerah di Indonesia, khususnya Sumatera. (Yuliantono)
Editor : Ahmad Sayuti

