Genjot Lapangan Kerja, Dedi Mulyadi Ajak Warga Manfaatkan Aplikasi Nyari Gawe

Tingginya kebutuhan lapangan pekerjaan, mendorong Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus memperkuat ekosistem investasi dan industri.

Genjot Lapangan Kerja, Dedi Mulyadi Ajak Warga Manfaatkan Aplikasi Nyari Gawe
Ilustrasi/net

INILAHKORAN.ID - Tingginya kebutuhan lapangan pekerjaan, mendorong Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus memperkuat ekosistem investasi dan industri. Di saat yang sama, masyarakat diminta memanfaatkan teknologi untuk mengakses peluang kerja yang tersedia.

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi mengarahkan para pencari kerja untuk memanfaatkan aplikasi nyari gawe sebagai kanal resmi, yang menyediakan informasi lowongan kerja dari berbagai daerah di Jawa Barat.

Ia menegaskan, akses informasi yang cepat dan tepat menjadi salah satu faktor penting agar masyarakat dapat menangkap peluang kerja yang terus bermunculan seiring berkembangnya sektor industri.

“Masalah info lowongan kerja, silakan cek di aplikasi nyari gawe sehingga bisa mendapat informasi tentang lowongan kerja di wilayah Provinsi Jawa Barat,” ujar Dedi dikutip dari akun media sosialnya, Selasa (30/6/2026).

Di tengah persaingan dunia kerja yang semakin ketat, Dedi menegaskan pemerintah tidak hanya fokus pada penyediaan informasi lowongan kerja. 

Pemprov Jabar bersama pemerintah kabupaten dan kota juga terus berupaya menciptakan iklim investasi yang sehat, guna menarik lebih banyak pelaku usaha menanamkan modalnya di Jawa Barat.

Langkah tersebut dinilai strategis, karena investasi yang masuk akan berbanding lurus dengan pertumbuhan industri dan kebutuhan tenaga kerja baru.

“Doakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan pemerintah kabupaten/kota di seluruh Jawa Barat bisa terus membuat kebijakan yang melahirkan kenyamanan investasi,” ucapnya.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan ekonomi daerah harus diukur dari seberapa besar manfaat yang dirasakan masyarakat, terutama dalam bentuk terbukanya kesempatan kerja dan meningkatnya kesejahteraan warga.

Sebab itu, ia berharap pertumbuhan industri di Jawa Barat tidak hanya menghasilkan keuntungan ekonomi, tetapi juga menjadi instrumen pemerataan kesejahteraan melalui penyerapan tenaga kerja yang lebih luas.

“Sehingga industri di Jawa Barat tumbuh, tenaga kerja terserap, dan masyarakat bisa menikmati industrialisasi itu untuk kesejahteraan warganya,” katanya.

Selain berbicara mengenai pekerjaan dan investasi, Dedi juga menaruh harapan besar kepada generasi muda Jawa Barat. Ia menilai, banyak anak muda saat ini memiliki karakter yang kuat, mampu mengelola pengeluaran dengan baik, serta memiliki orientasi hidup yang jelas.

Menurutnya, karakter tersebut menjadi modal penting bagi Jawa Barat untuk melahirkan sumber daya manusia yang kompetitif di masa depan.

“Ini generasi cantik yang menjadi harapan Jawa Barat dan Indonesia. Efisien, tidak menghambur-hamburkan uang, fokus pada tujuan, dan ingin membahagiakan kedua orang tuanya,” ucapnya. ***


Editor : JakaPermana