Seorang Wanita Pingsan Saat Cari Suaminya di RS Polri, Korban Tewas Kebakaran Kemayoran Menjadi 21 Orang
Wanita yang mengenakan kaos belang putih dan kerudung hitam itu langsung berjalan ke Gedung Instalasi Forensik RS Polri, tempat para jenazah korban kebaran ditempatkan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID- Drama menyedihkan terjadi saat salah seorang keluarga korban kebakaran Terra Drone Kemayoran tiba di RS Polri, Selasa 9 Desember 2025 sore WIB. Seorang wanita tiba-tiba pingsan.
wanita yang mengenakan kaos belang putih dan kerudung hitam itu langsung berjalan ke Gedung Instalasi Forensik RS Polri, tempat para jenazah korban kebaran ditempatkan. Dia datang dengan soerang pria berpeci cokelat muda.
Dua petugas keamanan lalu mendatangi wanita itu untuk menanyakan tujuan kedatangannya.
"Gimana ada yang bisa dibantu Bu? Mau cari siapa?," kata petugas keamanan.
Tak lama kemudian, wanita tersebut lemas dan tak sadarkan diri, diduga tak kuat menahan syok saat hendak memastikan kabar sang suami.
"Belum tau mau cari siapa, ini seorang istri," kata petugas yang mendampingi wanita tersebut.
Petugas segera memberikan pertolongan medis dan mengevakuasi perempuan tersebut ke ruang perawatan sementara menggunakan ambulans yang bersiaga.
Sebelumnya, sebanyak 21 kantong jenazah korban kebakaran Ruko Terra Drone di Kemayoran, Jakarta Pusat tiba di Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.
Tampak kantong jenazah tersebut dibawa menggunakan ambulans dan tiba di RS Polri Kramat Jati sejak pukul 15.15 WIB hingga berita ini dibuat pada 16.30 WIB.
Kantong jenazah itu langsung dibawa ke Gedung Instalasi Forensik RS Polri untuk proses identifikasi guna pengungkapan identitas korban.
Belasan mobil ambulans tampak berjajar di depan ruang instalasi kedokteran forensik Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.
Ambulans tersebut baru saja mengantar jenazah korban kebakaran itu.
Sudah 21 korban
Hingga saat ini, sudah ada 21 orang korban yang sudah ditemukan dengan kondisi terbakar dan dimasukkan ke dalam kantong jenazah.
Pemicu kebakaran diduga berawal dari terbakarnya baterai drone mainan di lantai satu ruko itu.
"Ada baterai di lantai satu, itu yang terbakar," kata Kapolres Metro Jakpus Kombes Susatyo Purnomo Condro.
kebakaran itu awalnya sempat dipadamkan oleh karyawan. Namun api makin besar hingga asapnya menyebar ke lantai 6.
Susatyo mengatakan, saat itu para karyawan sedang jam istirahat. Ada yang istirahat di dalam gedung, ada yang di luar.
"Kemudian karyawan yang pada saat itu sedang istirahat makan, sebagian berada di luar, sebagian lagi sedang istirahat di lantai dua, tiga, sampai lantai enam. Pada saat terbakar, api membesar, kemudian asap naik ke lantai enam," jelas Susatyo.***
Editor : Bsafaat


