Seputar Skincare, Ini Perbedaan Vitamin C dan Niacinamide yang Harus Diketahui

ada kekhawatiran bahwa menggabungkan vitamin C dan niacinamide dapat menyebabkan pembentukan asam nikotinat, senyawa yang bisa menimbulkan iritasi dan kemerahan pada kulit. 

Seputar Skincare, Ini Perbedaan Vitamin C dan Niacinamide yang Harus Diketahui

INILAHKORAN, Bandung - Dalam perawatan jerawat, sering kali ada perdebatan antara penggunaan vitamin C dan niacinamide. Keduanya memiliki sifat antiinflamasi yang dapat membantu mengatasi jerawat, sebuah kondisi kulit yang disebabkan oleh pori-pori yang tersumbat. 

Namun, ada kekhawatiran bahwa menggabungkan vitamin C dan niacinamide dapat menyebabkan pembentukan asam nikotinat, senyawa yang bisa menimbulkan iritasi dan kemerahan pada kulit. 

Terutama bagi mereka yang memiliki kulit sensitif, penggunaan kedua bahan ini secara bersamaan bisa menyebabkan iritasi. Meskipun demikian, ada cara untuk memadukan vitamin C dan niacinamide tanpa mengalami efek samping.

- vitamin C untuk kulit
vitamin C, yang juga dikenal sebagai asam askorbat, merupakan antioksidan kuat yang penting untuk berbagai fungsi tubuh. vitamin C berperan penting dalam produksi kolagen , protein yang membantu menjaga struktur dan elastisitas kulit, kata dokter kulit Dr. Vijay Singhal dikutip dari Healthshots.

vitamin C larut dalam air, artinya vitamin ini larut dalam air dan tubuh tidak dapat menyimpannya. Jadi, pasokan vitamin C secara terus-menerus melalui makanan atau suplemen sangat diperlukan. vitamin C ditemukan secara alami dalam banyak buah dan sayuran, terutama pada buah jeruk, stroberi, paprika, dan sayuran berdaun hijau. 

Dalam perawatan kulit, vitamin C sering digunakan dalam serum, pelembap, dan produk topikal lainnya karena banyaknya manfaat yang dimilikinya. Berikut ini beberapa manfaatnya:

1. Dapat menghilangkan flek hitam
vitamin C dapat digunakan dalam depigmentasi bintik-bintik hiperpigmentasi pada kulit, berdasarkan penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Oral and Maxillofacial Pathology pada tahun 2020. vitamin C menghambat produksi melanin, yang dapat membantu mencerahkan hiperpigmentasi, dan menghilangkan bintik-bintik hitam , sehingga menghasilkan warna kulit yang lebih merata. 

2. Anti-penuaan
vitamin C memiliki efek anti-penuaan dengan meningkatkan produksi kolagen, menstabilkan serat kolagen, dan mengurangi degradasi kolagen, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Clinical and Aesthetic Dermatology pada tahun 2017. 

Dengan meningkatkan produksi kolagen, vitamin C membantu mengurangi munculnya garis-garis halus dan kerutan, meningkatkan tekstur dan kekencangan kulit secara keseluruhan.

3. Perlindungan antioksidan
Sebagai antioksidan, vitamin C dapat melindungi kulit dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas, yang merupakan molekul tidak stabil yang dapat merusak sel-sel kulit, yang menyebabkan penuaan dini dan kanker kulit.

4. Menghilangkan bekas jerawat
vitamin C memiliki sifat anti-inflamasi dan meningkatkan kolagen, menurut National Institutes of Health . Jadi, penggunaan produk yang mengandung vitamin C secara topikal dapat membantu menghilangkan jerawat dan memperbaiki tampilan bekas jerawat.

5. Penyembuhan luka
vitamin C dapat mempercepat penyembuhan luka, kata Dr Singhal. vitamin C juga dapat membantu mencegah terbentuknya bekas luka akibat cedera dengan mendorong pertumbuhan jaringan kulit baru yang sehat.

- Niacinamide untuk kulit
Niacinamide adalah vitamin yang larut dalam air yang menawarkan banyak manfaat bagi kulit, kata ahli kosmetik dan ahli kulit Dr. Jatin Mittal. Niacinamide ditemukan dalam makanan seperti daging, ikan, susu, telur, sayuran hijau, dan sereal. Dalam perawatan kulit, niacinamide dikenal karena keserbagunaannya dan digunakan dalam berbagai produk, termasuk serum, krim, dan toner.

1. Mengatur produksi minyak
Dalam sebuah studi tahun 2017 yang diterbitkan dalam Dermatologic Therapy , ditemukan bahwa penggunaan nikotinamida secara topikal dapat mengurangi jerawat secara signifikan. Niacinamide juga membantu menyeimbangkan produksi minyak pada kulit, sehingga sangat bermanfaat bagi mereka yang memiliki kulit berminyak atau rentan berjerawat.

2. Meminimalkan tampilan pori-pori
Karena niacinamide membantu mengatur produksi minyak, ia juga dapat mengurangi tampilan pori-pori yang membesar, kata Dr. Mittal. Hal ini pada gilirannya dapat membuat kulit tampak lebih halus.

3. Mengurangi peradangan
Minyak ini memiliki sifat antiperadangan yang dapat sangat membantu dalam menenangkan kulit yang teriritasi. Kualitas ini membuatnya efektif dalam mengobati kondisi seperti jerawat, eksim, dan rosacea, kata Dr. Singhal.

4. Memperkuat lapisan kulit
Produk ini meningkatkan fungsi penghalang alami kulit, yang membantu mengunci kelembapan dan mencegah masuknya zat pengiritasi dari lingkungan. Hal ini dapat membantu mengurangi sensitivitas dan meningkatkan hidrasi.

5. Memperbaiki tekstur kulit
Sebuah studi tahun 2005 yang diterbitkan dalam Journal of the American Academy of Dermatology menunjukkan bahwa penggunaan produk perawatan kulit dengan niacinamide membantu memperbaiki tekstur kulit, hiperpigmentasi, dan bercak merah. Perbaikan pada kerutan, elastisitas kulit, dan warna pucat (menguningnya kulit) juga terlihat selama studi tersebut.


Editor : Firda Rachmawati