Manfaat Suplemen Vitamin C untuk Diabetes Tipe 2: Ini Kata Hasil Penelitian Terbaru
Simak manfaat suplemen vitamin C untuk penderita diabetes tipe 2 berdasarkan penelitian terbaru.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Penderita diabetes tipe 2 sering kali rentan mengalami kekurangan nutrisi, salah satunya vitamin C. Namun, apakah konsumsi suplemen vitamin C efektif untuk mengontrol gula darah? Simak penjelasan medis dan riset terbarunya.
Penyakit diabetes tipe 2 kerap dikaitkan dengan stres oksidatif akibat gangguan metabolisme glukosa. Kondisi ini ternyata berisiko menurunkan kadar nutrisi penting dalam tubuh, termasuk vitamin C (asam L-askorbat).
Berdasarkan tinjauan riset terbaru, suplemen vitamin C berpotensi memberikan manfaat medis bagi penderita diabetes tipe 2.
Meski demikian, para ahli mengingatkan pentingnya konsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsinya secara rutin.
Apa Saja Manfaat vitamin C untuk diabetes Tipe 2?
vitamin C dikenal luas sebagai antioksidan kuat yang mendukung sistem kekebalan tubuh dan menangkal radikal bebas. Pada penderita diabetes tipe 2, pemenuhan nutrisi ini menunjukkan sejumlah potensi positif:
Penurunan Kadar A1C dan Gula Darah Puasa: Tinjauan sistematis dan meta-analisis pada 2023 terhadap 1.447 penderita diabetes tipe 2 menemukan bahwa konsumsi suplemen vitamin C membantu menurunkan tingkat A1C, gula darah puasa, dan kadar insulin.
Mengurangi Stres Oksidatif: Gangguan glukosa kronis memicu tingkat stres oksidatif tinggi yang menguras cadangan vitamin C tubuh. Suplementasi dapat membantu mencegah defisiensi nutrisi.
Mendukung Tekanan Darah dan Suasana Hati: Tinjauan penelitian pada 2023 juga mengindikasikan manfaat tambahan berupa perbaikan tekanan darah serta kondisi mood pasien.
Meski temuan ini menjanjikan, publikasi dalam jurnal diabetes ternama pada 2021 menekankan perlunya studi jangka panjang sebelum merekomendasikan suplemen vitamin C secara universal kepada seluruh penderita diabetes.
Berapa Dosis vitamin C yang Dianjurkan?
Hingga saat ini, belum ada pedoman khusus mengenai dosis pasti suplemen vitamin C untuk pengelolaan diabetes. Namun, studi meta-analisis menunjukkan bahwa dosis tinggi sekitar 1.000 mg per hari yang dikonsumsi selama lebih dari 12 minggu memberikan efek perbaikan pada kontrol glikemik.
Sebagai acuan umum, berikut adalah Angka Kecukupan Gizi (AKG) harian untuk vitamin C:
Pria Dewasa (≥ 19 tahun): 90 mg/hari
Wanita Dewasa (≥ 19 tahun): 75 mg/hari
Ibu Hamil: 85 mg/hari
Ibu Menyusui: 120 mg/hari
Sumber Alami Lebih Disukai:
Para ahli menyarankan untuk memenuhi kebutuhan vitamin C dari bahan makanan alami seperti cabai/paprika, buah sitrus (jeruk, lemon), kiwi, stroberi, brokoli, tomat, dan bayam.
Jika dokter mengonfirmasi adanya defisiensi vitamin C, suplemen berbentuk tablet, bubuk, atau cair dapat digunakan. Pilih suplemen yang mengandungkan asam askorbat murni (simple ascorbic acid) karena terbukti paling efektif dan terjangkau.
Editor : Firda Rachmawati

