Sering Berkunjung ke Luar Negeri, Presiden Prabowo: Untuk Membela Kepentingan Rakyat

Presiden Prabowo ungkap alasan memgapa dirinya sering melakukan kunjungan ke luar negeri.

Sering Berkunjung ke Luar Negeri, Presiden Prabowo: Untuk Membela Kepentingan Rakyat
Presiden Prabowo Subianto.

INILAHKORAN, Bandung - Usai kunjungannya ke Prancis beberapa waktu lalu, kini banyak yang menilai bahwa Presiden Prabowo Subianto menghabiskan uang negara untuk ke luar negeri.

Menanggpi isu tersebut, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa kunjungan ke luar negeri yang dilakukannya sebagai bagian memelihara hubungan baik dengan negara sahabat.

Presiden Prabowo ingin Indonesia memperlihatkan implementasi kebijakan politik luar negeri bebas aktif.

"Jadi ada Presiden kayak Pak Jokowi yang jarang keluar negeri, disalahkan. Jokowi tidak pernah keluar negeri, Jokowi tidak peduli politik luar negeri. Saya sering ke luar negeri, ‘Prabowo sering ke luar negeri’, aneh, sebetulnya tidak ada masalah," tutur Presiden.

Di tengah dinamika global saat ini di mana konflik di sejumlah wilayah dan hubungan beberapa negara yang tidak harmonis, Prabowo menyebutkan Indonesia beruntung memiliki warisan dari pendiri bangsa dalam bentuk politik bebas aktif.

"Seribu kawan terlalu sedikit. Satu lawan terlalu banyak. Ini adalah garis yang saya tempuh," ujar Presiden Prabowo.

Dia melanjutkan, "sekarang saya baik sama Presiden Putin, baik saya. Tapi saya baik juga sama Presiden Trump. Di sini saya disalahkan, di situ saya disalahkan. Tapi tidak ada masalah."

Ketika mendapatkan undangan dari negara-negara sahabat, Prabowo menuturkan tidak mungkin dirinya menolak mengingat prinsip bebas aktif yang dipegang oleh Indonesia.

"Untuk membela kepentingan rakyat, memang kita harus memelihara hubungan baik dengan semua pemerintah itu. Makanya saya katakan politik Indonesia adalah politik tetangga yang baik," terang Prabowo.***


Editor : Irma Nurfajri