Setelah 114 Tahun, Baru Iga Swiatek yang Bisa Melakukan Ini di Final Wimbledon

Hanya Iga Swiatek yang bisa melakukannya di Wimbledon setelah 114 tahun. Sungguh luar biasa.

Setelah 114 Tahun, Baru Iga Swiatek yang Bisa Melakukan Ini di Final Wimbledon
Iga Swiatek juara Wimbledon 2025 setelah mengalahkan Amanda Asinimova pada laga final. (X @wimbledon)

INILAHKORAN, London – Hanya Iga Swiatek yang bisa melakukannya di Wimbledon setelah 114 tahun. Sungguh luar biasa.

Iga Swiatek pun untuk pertama kalinya menjuarai turnamen grand slam lapangan rumput paling bergengsi ini. Dia mengalahkan Amanda Asinimova 6-0, 6-0 di laga final.

Iga Swiatek hanya membutuhkan waktu 58 menit untuk mengalahkan Amanda Asinimova. Ini jadi salah satu final terpendek di Wimbledon.

Iga Swiatek melakukan start cemerlang di set pertama. Dia langsung mematahkan servis Amanda Anisimova di game pertama, setelah salah satu dari break point-nya gagal diselamatkan petenis Amerika Serikat itu.

Setelah mempertahankan servis pertamanya, Iga Swiatek kembali merebut game ketiga saat Amanda Anisimova melakukan servis.

Amanda Anisimova yang menyingkirkan Aryna Sabalenka di semifinal, kali ini tampil di bawah form terbaiknya. Servis pertamanya banyak yang gagal.

Di game ketiga itu, Amanda Anisimova sebenarnya sempat dua kali dalam posisi unggul saat deuce. Tapi, dia gagal memanfaatkannya sehingga set ini kembali direbut mantan petenis nomor satu dunia asal Polandia itu.

Amanda Asinimova kian sulit bersaing. Setelah Iga Swiatek mempertahankan servisnya di game keempat dan menjadikan kedudukan 4-0, Amanda Anisimovic lagi-lagi gagal mempertahankan servis di game berikutnya.

Dia kali ini bahkan menyerah tanpa mendapatkan satu angka pun. Iga Swiatek memenangkan game ini dengan love game.

Dengan memegang servis di game keenam, Iga Swiatek tak kesulitan untuk memenangkan set pertama ini. Dia menutup game ini dengan love game dan memenangkan set pertama 6-0.

Kejadian seperti di set pertama pun berlanjut ke set kedua. Iga Swiatek langsung memimpin 3-0 berkat dua kali mematahkan servis Amanda Anisimova.

Hal serupa terjadi di akhir pertandingan, Iga Swiatek menunjukkan kematangan. Dia menghabisi lawan dengan cara yang dingin.

Setelah mempertahankan servis sendiri, Iga Swiatek kemudian meatahkan servis Amanda Anisimova di game ke-lima untuk menjadikan kedudukan 5-0.

Die menutup perlawanan Amanda Asinimova setelah mempertahankan servis sendiri di game keenam: 6-0.

Kemenangan 6-0, 6-0 di final Wimbledon ini belum pernah terjadi, setidaknya selama 114 tahun terakhir.

Sebutkanlah nama-nama besar di Wimbledon. Mulai dari Billie Jean King, Martina Navratilova, Steffi Graf, Monica Seles, Venus dan Serena Williams. Tak pernah bisa melakukannya.

Petenis terakhir yang melakukannya adalah Dorothe Douglass Chambers pada final 1911 lalu.

Saat itu, Dorothea Douglass Chambers mengalahkan Dora Boothby juga dengan 6-0, 6-0. Sebelumnya, kemenangan setelak itu di final Wimbledon juga tak pernah terjadi. (*)


Editor : Zulfirman