Setelah Kylian Mbappe, Cristiano Ronaldo Korban Berikutnya Lamine Yamal?

Begitu lolos ke final UEFA Nations League 2025 setelah memenangkan duel Spanyol vs Prancis 5-4, Lamine Yamal langsung bicara soal Cristiano Ronaldo. Apa katanya?

Setelah Kylian Mbappe, Cristiano Ronaldo Korban Berikutnya Lamine Yamal?
Setelah menyingkiskrna Kylian Mbappe dalam duel Spanyol vs Prancis, kini Lamine Yamal langsung menyasar Cristiano Ronaldo dalam final UEFA Nations League 2025 Spanyol vs Portugal. (X @EURO2024DE)

INILAHKORAN, Stuttgart – Begitu lolos ke final UEFA Nations League 2025 setelah memenangkan duel Spanyol vs Prancis 5-4, Lamine Yamal langsung bicara soal Cristiano Ronaldo. Apa katanya?

Lamine Yamal jadi pemain kunci kemenangan Spanyol vs Prancis 5-4 di semifinal UEFA Nations League 2025 di Stuttgart, Jerman, Jumat dinihari WIB. Di final, Spanyol akan berjumpa Cristiano Ronaldo cs.

Laga final UEFA Nations League 2025 Spanyol vs Portugal tak kalah menariknya dibanding semifinal Spanyol vs Prancis. Pasalnya, jika Lamine Yamal bertemu Kylian Mbappe di semifinal, kini dia bertemu Cristiano Ronaldo.

Lamine Yamal, setelah kemenangan di semifinal Nations League Spanyol vs Prancis 5-4, menegaskan kembali komitmennya kepada tim Luis de La Fuente: 

“Prancis adalah tim yang hebat, dengan pemain kelas dunia. Mereka membuat kami menderita, itu normal. Kami tahu apa yang diharapkan orang dari kami, kami harus terus menang,” kata pemain muda Barcelona itu.

Final sesama negara di Iberia, Spanyol vs Portugal akan berlangsung di Stadion Allianz Arena, Minggu 8 Juni 2025 atau Senin dinihari WIB.

Pola pikir Yamal tetap sama. “Ini adalah dua tim kelas dunia. Namun, kami berharap dapat membawa piala kembali ke Spanyol,” katanya.

Pemain sayap muda Barcelona berusia 17 tahun berselisih usia 23 tahun dari Cristiano Ronaldo, tokoh terkemuka di tim Portugal. 

Pemain ajaib Spanyol itu memuji karier Cristiano Ronaldo, penyerang veteran Al Nassr. Tapi, ada sesuatu yang menjadi jaminannya.

“Ronaldo adalah legenda, kami sangat menghormatinya. Tetapi saya akan melakukan tugas saya, yaitu memenangkan pertandingan,” tambahnya.

Saat ditanya apakah dua golnya melawan Prancis di semifinal dan kemungkinan kemenangan di final membuatnya berpeluang meraih Ballon d'Or, Yamal mengecilkan situasi tersebut.

“Saya selalu memberi tahu ibu saya bahwa lebih baik berbicara di lapangan. Saya sangat senang berada di final. Ballon d'Or bukanlah prioritas,” tegasnya. (*)


Editor : Zulfirman