Sidak Underpass Cimahi, Gubernur Dedi Mulyadi Temukan Upah Pekerja Dipotong

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi melakukan sidak ke lokasi pembangunan underpass Cimahi di persilangan rel Jalan Gatot Subroto, belum lama ini.

Sidak Underpass Cimahi, Gubernur Dedi Mulyadi Temukan Upah Pekerja Dipotong
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi saat melakukan sidak underpass Cimahi, belum lama ini. (istimewa)

INILAHKORAN.ID - Gubernur Jabar Dedi Mulyadi melakukan sidak ke lokasi pembangunan underpass Cimahi di persilangan rel Jalan Gatot Subroto, belum lama ini.

Dalam sidak tersebut, Dedi Mulyadi tidak sekadar meninjau progres fisik proyek senilai Rp126 miliar, namun langsung turun berdialog dengan para pekerja untuk memastikan kesejahteraan mereka terjamin sesuai ketentuan yang berlaku.

Dari percakapan langsung di lapangan, terungkap adanya selisih mencolok antara upah yang tertuang dalam kontrak dengan yang benar-benar diterima para pekerja. 

Standar upah yang seharusnya diterima adalah mandor Rp130.000 per hari, tukang Rp140.000 per hari dan pembantu tukang atau laden Rp120.000 per hari, sedangkan pekerja pengelas baja tercatat sebesar Rp150.000 per hari. 

Namun, para pekerja mengaku menerima upah lebih rendah antara Rp10.000 hingga Rp20.000 per hari dari ketentuan tersebut. 

"Upah itu tidak boleh dikurangi, harus sesuai kontrak kerja, kalau Rp140.000 ya Rp140.000, jangan kurang," kata Dedi.

Selain persoalan pemotongan upah, Dedi mengaku menemukan kejanggalan terkait jaminan sosial ketenagakerjaan. Awalnya para pekerja mengaku belum diasuransikan, namun setelah dikonfirmasi kepada pimpinan proyek, dijelaskan bahwa KTP para pekerja sudah dikumpulkan pada awal perekrutan untuk keperluan pendaftaran asuransi, namun hingga saat sidak dilakukan proses pendaftaran tersebut belum selesai. 

"Asuransi ketenagakerjaan adalah kewajiban mutlak yang tidak boleh ditunda. Bersama KDM dalam sidak tersebut hadir Wali Kota Cimahi Ngatiyana dan unsur jajaran Kodim Cimahi," tegasnya.

Terkait pendanaan proyek, KDM menawarkan kepada Pemkot Cimahi untuk menambah anggaran sebesar Rp12 miliar dari APBD Kota Cimahi guna memperlancar penyelesaian pembangunan. 

Wali Kota Cimahi Ngatiyana menyambut baik tawaran tersebut dan menyatakan akan segera berkoordinasi dengan Pemprov Jawa Barat untuk membahas rincian teknis dan penyaluran dana tambahan tersebut. 

Diketahui, proyek underpass Cimahi dibayai dari APBD Jawa Barat murni tahun 2026 dengan total anggaran sebesar Rp126 miliar.


Editor : Doni Ramdhani