Sikap Kami: Panas ke Gedung Sate

Bursa calon Gubernur Jabar pengganti Ridwan Kamil yang diyakini maju pada Pilpres 2024 mulai panas. Siapa saja kandidatnya?

Sikap Kami: Panas ke Gedung Sate
Bursa calon Gubernur Jabar suksesor Ridwan Kamil mulai panas.

INILAHKORAN, Bandung- Siapakah yang berkepentingan dengan wacana majunya Ridwan Kamil ke kontestasi Pemilihan Presiden 2024? 

Jika saja Ridwan Kamil maju ke Pilpres, maka persaingan memperebutkan posisi Gedung Sate-1 bisa berlangsung panas. Setidaknya, persaingan akan menjadi lebih terbuka.

Sejauh ini, Ridwan Kamil belum memutuskan apa-apa. Dia masih membuka banyak opsi. Bisa saja dia maju di kontestasi Pilpres 2024.

Tapi, dia pun tak menutup kemungkinan tetap fokus untuk Jawa Barat dan kembali bertarung di Pilgub pada tahun yang sama.

Baca Juga: Jadwal Acara MNCTV Hari Ini Rabu 17 November 2021, Saksikan Bergola Ijo & Batu Manggumasak

Persaingan memperebutkan kursi Gubernur Jawa Barat akan panas bahkan jika Ridwan Kamil pun tetap maju di Jawa Barat.

Sebab, Pilgub Jabar nanti tanpa “petahana”. Ridwan Kamil akan meninggalkan Gedung Sate setahun sebelum Pilgub berlangsung.

Tapi, tentu akan lebih panas jika dia maju ke Jakarta. Bangku kosongnya akan diperebutkan banyak politisi dengan kans yang tak jauh beda.

Sejauh ini, sudah banyak nama-nama yang menurut kabar angin memiliki peluang maju ke kontestasi itu.

Baca Juga: Jadwal Acara GTV Hari Ini Rabu 17 November 2021, Saksikan Jodoh Lari Aku Kejar

Nama-nama seperti Uu Ruzhanul Ulum, Mochamad Iriawan, Dedi Mulyadi, Netty Prasetyani, hingga Bima Arya Sugiarto disebut-sebut sebagai nama yang layak masuk hitungan kontestasi Pilgub.

Merekalah yang akan memetik keuntungan jika Ridwan Kamil maju ke Jakarta. Sebab, salah satu pesaing dengan tingkat popularitas dan elektabilitas tinggi, dengan begitu, tersingkir dari persaingan Gedung Sate.

Sebaliknya, jika Emil memutuskan ikut kontestasi Pilgub, rasanya tak terlalu sukar baginya untuk menang kedua kalinya.

Buat kita, siapa yang akan memimpin Jabar pada lima tahun setelah 2024 itu sebenarnya tak terlalu soal.

Baca Juga: Ridwan Kamil Minta Sekda Kabupaten/Kota Percepat Vaksinasi

Yang kita inginkan hanyalah bagaimana masyarakat Jawa Barat memiliki kepemimpinan yang kuat dan berorientasi kepada kesejahteraan dan kemakmuran rakyat, bukan pada diri dan kelompok mereka.

Kesejahteraan dan kemakmuran itu akan lahir dari pemimpin yang memiliki visi jauh ke depan dengan tetap tak meninggalkan bumi yang dia pijak.

Pemimpin yang tak hanya punya mimpi, tapi tahu cara bagaimana mewujudkan mimpinya.

Kontestasi, sebagaimana kita ketahui, masih lama terjadi. Masih lebih dari dua tahun lagi.

Baca Juga: Lewat Digitalisasi, Ridwan Kamil Ingin Ekonomi Desa Meningkat

Tapi, satu yang bisa kita pastikan, kasak-kusuk politik bisa saja sudah mulai terjadi sejak saat ini.

Tak apa. Begitulah dinamika dan tabiat politik. Kita juga tak peduli. Sebab, satu-satunya hal yang kita pedulikan adalah bagaimana nanti Jawa Barat memiliki pemimpin terbaik. ***


Editor : inilahkoran