Simak! 5 Fakta Menarik Tanaman Sukulen
Menghiasi dan mendekorasi rumah dengan sukulen tentu sangat menyenangkan. Simak berikut ini 5 fakta menarik tanaman sukulen
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung- Pernahkah anda mendengar tanaman sukulen? Atau anda salah satu pengoleksi tanaman tersebut? Jika belum mungkin ini saatnya anda menanam beberapa sukulen dan kaktus di dalam rumah.
Sukulen, bukan sekedar tanaman yang bisa menyimpan air pada batang dan daunnya saja. Tanaman in juga memiliki banyak family mulai dari kaktus, echeveria, aloe, gasteria dan masih banyak lagi.
Untuk lebih jauh mengenal jenis tanaman sukulen ini, berikut ini kami rangkum informasi terkait tanaman penyimpan air ini.
1.Sukulen dan kaktus itu sama
Petani tanaman sukulen, Anggi Nindya Sari, pemilik perkebunan sukulen dan kaktus bernama Sono Kaktus @sonokaktus mengatakan, sebenarnya sukulen itu sebutan untuk tanaman yang menyimpan air di dalam batang atau daunnya.
Anggi mengatakan, kaktus itu bagian dari sukulen. Bisa dibilang semua kaktus adalah sukulen, tetapi belum tentu semua sukulen adalah kaktus.
Itu karena kaktus masuk dalam bagian family dari sukulen. Mulai dari jenis, Cactaceae (kaktus), Crassulaceae, Echeveria, Gasteria, Aloe, Euphorbia, dan lainnya.
2.Kaktus juga bisa menghasilkan oksigen
Tahukah anda, ternyata ada sukulen yang bisa menghasilkan oksigen. Diungkap Anggi, kaktus bisa membantu membersihkan udara dan membuang racun. Belum lagi, kaktus juga membantu membuang sisa gas pernapasan, yaitu karbon dioksida.
Caranya kaktus menyerap karbon dioksida dan mengubahnya menjadi sumber nutrisi yang diperlukan tanaman kaktus itu sendiri.
3.Ada lebih dari 10.000 spesies sukulen di seluruh dunia
Semakin menjamurnya perkebunan sukulen lokal, ternyata tren ini sangat digemari di beberapa negara. Tak ayal, sekarang tercatat sebanyak 10.000 spesies sukulen.
Ada lebih dari 10.000 spesies sukulen di seluruh dunia, tetapi hanya sekitar 2.000 di antaranya yang dianggap kaktus.
Sebagian besar spesies kaktus dapat ditemukan di Amerika Utara dan Selatan. Satu-satunya pengecualian adalah anggota genus Rhipsalis, yang dapat ditemukan di Afrika selatan dan barat, serta Sri Lanka.
4.Sukulen juga memiliki perlindung matahari alami
Sukulen memang menyimpan air di batang bahkan tubuhnya. Itu yang bisa membuat mereka tahan di segala medan. Tanaman ininmempunyai lapisan lilin hampir seperti debu di daun, yang disebut epicuticular wax atau farina.
Hal ini berfungsi sebagai tabir surya alami di sukulen. Lapisan lilin melindungi sukulen dari sinar matahari yang keras dan dapat membantu menjaga daun agar tidak terbakar jika terlalu banyak cahaya.
Lilin epikutikula tidak akan tumbuh kembali dengan cepat, sehingga jika lapisan ini hilang dapat berisiko merusak tanaman secara permanen.
5.Ada sukulen yang tahan di suhu beku dan dingin
Meskipun sukulen terkenal karena mampu bertahan di iklim gurun yang panas dan kekeringan yang panjang, beberapa spesies bahkan dapat bertahan hidup pada suhu musim dingin yang beku.
Sukulen yang tahan musim dingin dapat bertahan dari dingin, hujan, dan salju, asalkan tanahnya memiliki drainase yang memadai.
Bahkan sukulen yang paling keras pun bisa menjadi korban busuk akar jika dibiarkan terlalu lama di tanah yang lembab.
Dua jenis sukulen yang paling terkenal karena cara tahan musim dinginnya adalah Sempervivum dan Sedum.
Beberapa jenis Agave dan kaktus juga dapat bertahan hidup di semua cuaca musim dingin yang paling ekstrim. (Yosep Saepul Ramdan)***
Editor : inilahkoran


