Singing Competition PCMS Bandung, Asah Bakat Vokal Berbagai Usia

Purwa Caraka Music Studio Bandung menggelar Singing Competition 2026 sebagai wadah mengasah bakat, pengalaman, dan kepercayaan diri penyanyi muda.

Singing Competition PCMS Bandung, Asah Bakat Vokal Berbagai Usia
Pemenang Kategori A Singing Competition Purwa Caraka Music Studio (PCMS) Bandung berfoto bersama para juri. (Istimewa)

INILAHKORAN.ID - Satu per satu nama dipanggil. Langkah kecil menuju panggung terasa begitu panjang bagi sebagian peserta. Di depan mereka berdiri sebuah mikrofon, sementara di baliknya, ratusan pasang mata menunggu lagu pertama mengalun.

Begitulah suasana Singing Competition yang digelar Purwa Caraka Music Studio (PCMS) Bandung di Festival Citylink, 1-2 Agustus 2026. Selama dua hari, panggung itu menjadi tempat bertemunya mimpi, keberanian, dan kerja keras para pecinta musik dari berbagai usia.

Ada peserta yang baru berusia lima tahun, menggenggam mikrofon dengan tangan mungil sambil sesekali menoleh ke arah orang tuanya. 

Ada pula remaja yang tampil penuh percaya diri setelah bertahun-tahun berlatih vokal. Bahkan, peserta dewasa ikut ambil bagian, membuktikan kecintaan pada musik tidak mengenal batas usia.

Pemenang Kategori B Singing Competition PCMS Bandung. (Istimewa)

Antusiasme peserta pun melampaui ekspektasi panitia. Ketua Panitia Singing Competition PCMS Bandung, Nitta Yuliantina, mengatakan jumlah pendaftar yang tinggi membuat panitia harus membatasi kuota peserta di setiap kategori.

"Tahun ini peserta sangat antusias. Karena itu kami membatasi maksimal sekitar 40 peserta di setiap kategori," ujarnya.

Kompetisi tahun ini diikuti 117 peserta yang terbagi ke dalam lima kategori. Kategori A untuk usia 5-7 tahun diikuti 16 peserta, kategori B usia 8-10 tahun sebanyak 38 peserta, kategori C usia 11-15 tahun menjadi kategori terbanyak dengan 40 peserta, kategori D usia 16-20 tahun diikuti 18 peserta, sedangkan kategori E untuk usia 21 tahun ke atas diikuti lima peserta.

Sejak pukul 11.00 WIB, atrium Festival Citylink dipenuhi lantunan lagu yang bergantian mengisi ruangan. Setiap penampilan menghadirkan warna berbeda. 

Ada yang mengandalkan teknik vokal, ada yang memikat lewat penghayatan, dan tidak sedikit yang justru mencuri perhatian karena keberaniannya menaklukkan rasa gugup.

Pemenang Kategori C Singing Competition PCMS Bandung. (Istimewa)

Menurut Nitta, setiap peserta diberi kebebasan membawakan lagu sesuai usia dan karakter vokalnya. Sementara itu, dewan juri menilai penampilan berdasarkan empat aspek utama, yakni teknik vokal, ekspresi, interpretasi lagu, dan penampilan di atas panggung (performance).

"Jadi bukan hanya soal suara yang bagus, tetapi juga bagaimana peserta mampu menyampaikan isi lagu dan tampil percaya diri di atas panggung," katanya.

Di balik kompetisi ini, Purwa Caraka Music Studio Bandung ingin menghadirkan lebih dari sekadar perlombaan. Ajang tersebut menjadi ruang belajar bagi para peserta untuk mengenal panggung, membangun kepercayaan diri, serta mengasah kemampuan tampil di hadapan publik.

"Selain menentukan juara, yang ingin kami berikan kepada peserta adalah pengalaman dan jam terbang. Itu yang nantinya akan menjadi bekal mereka untuk terus berkembang," ujar Nitta.

Pemenang Kategori D Singing Competition PCMS Bandung. (Istimewa)

Kesempatan itu tidak berhenti ketika kompetisi usai. Para pemenang, khususnya di Kategori C dan D, direncanakan akan tampil secara langsung setiap hari Sabtu di TVRI Jawa Barat. 

Bahkan, panitia berharap seluruh peserta nantinya dapat memperoleh kesempatan mengikuti kompetisi serupa di tingkat nasional hingga internasional.

Penyelenggaraan Singing Competition 2026 juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan menjelang peringatan HUT ke-38 Purwa Caraka Music Studio

Selama hampir empat dekade, lembaga pendidikan musik itu terus berupaya melahirkan generasi muda yang tidak hanya piawai memainkan nada, tetapi juga berani mengekspresikan diri melalui musik.

Pemenang Kategori E Singing Competition PCMS Bandung. (Istimewa)

"Setelah Singing Competition, PCMS Bandung telah menyiapkan Drum Competition yang akan digelar pada 30 Agustus 2026. Ajang tersebut diharapkan menjadi ruang bagi para pemain drum untuk mengasah kemampuan, menambah jam terbang, sekaligus menunjukkan bakat mereka di hadapan publik," kata Nitta.

Bagi Nitta, kompetisi tahun ini menjadi langkah awal untuk membangun sebuah tradisi. Dia berharap Singing Competition dapat terus berkembang dan menjadi agenda tahunan yang melahirkan semakin banyak talenta muda.

"Semoga ke depan acara ini bisa menjadi agenda tahunan dan penyelenggaraannya semakin baik dari tahun ke tahun," pungkasnya. ***

Berikut hasil Juara untuk Kategori:

Kategori A

Juara 1 : Rasyena Kanza Pradana
Juara 2 : Nanshezan Azkhayra Putri
Juara 3 : Wedari Pramita
Harapan 1 : M Zayn Ibrahim
Harapan 2 : Hanum Ziya A
Harapan 3 : Gabrielle Quinza

Kategori B

Juara 1 : Michaela Queensha
Juara 2 : Jennahara Fatiha Nasution
Juara 3 : Alfatih Azka Prabowo
Harapan 1 : Arsyila Meysha Andarin
Harapan 2 : Khanza Zayna Bastia
Harapan 3 : Davina Malika Putri

Kategori C

Juara 1 : Fans Daniel Berlin Siahaan
Juara 2 : Kaneisha Azeelya
Juara 3 : Alula Aqeela Nur Arini
Harapan 1 : Shaqila Aulia Putri Maulana
Harapan 2 : Zee Zian Almira Sheza
Harapan 3 : Alisha Aurelia Putri Nugraha

Kategori D

Juara 1 : Jilan Kahla Ashila Azzahra
Juara 2 : Syifa Nurmaulani
Juara 3 : Qanita Nasyifa
Harapan 1 : Athifah Tasya Putri Bayu
Harapan 2 : M Naufal Anggihyasmin
Harapan 3 : Amabel Nadia Elysia

Kategori E

Juara 1 : Dianika Lestari
Juara 2 : Vany Lay Agista
Juara 3 : Nuresha Hasanah


Editor : Gin gin T Ginulur