Siswa SDN Kedung Jaya 1 dan 2 pun Keracunan Makanan Program MBG di Kota Bogor
Korban dugaan keracunan makanan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) bertambah, setelah guru dan siswa SMP Bosowa Bina Insani, kabar terbaru kasus serupa juga dilaporkan terjadi di SDN Kedung Jaya 1 dan 2, yang berlokasi di Jalan Cimanggu Permai, Kedung Jaya, Kecamatan Tanah Sareal.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Korban dugaan keracunan makanan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) bertambah, setelah guru dan siswa SMP Bosowa Bina Insani, kabar terbaru kasus serupa juga dilaporkan terjadi di SDN Kedung Jaya 1 dan 2, yang berlokasi di Jalan Cimanggu Permai, Kedung Jaya, Kecamatan Tanah Sareal.
Hingga saat ini, penyebab pasti kejadian tersebut masih dalam proses penyelidikan pihak berwenang. Dugaan sementara mengarah pada konsumsi makanan, namun hasil investigasi resmi belum diumumkan.
Untuk korban di Bosowa Bina Insani tercatat 36 orang, namun di SDN Kedung Jaya 1 dan 2 masih dalam proses pendataan oleh instansi terkait.
Kepala Bidang Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Kota Bogor Rini Mulyani langsung meninjau ke lokasi dua sekolah tersebut, untuk memantau situasi dan memastikan jumlah siswa yang terdampak.
"Saya mengimbau agar makanan yang dikirim ke sekolah melalui program MBG selalu diperiksa terlebih dahulu guna mencegah kejadian serupa," terang Rini kepada wartawan, Kamis 8 Mei 2025.
Selain itu Kepala SDN Kedung Jaya 1 Rudy, yang juga menjabat sebagai Plt Kepala SDN Kedung Jaya 2, turut memantau langsung kondisi siswa. Dirinya bersama tim dari Disdik mengunjungi beberapa fasilitas kesehatan, termasuk RS Islam di Jalan Perdana Raya, Kedung Badak dan RS Salak di Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Bogor Tengah pada Kamis 8 Mei 2025.
"Harapannya agar kejadian ini tidak terulang dan saya menekankan pentingnya pemeriksaan kualitas makanan sebelum didistribusikan ke sekolah-sekolah untuk menjamin keamanan dan kesehatan siswa," terangnya.
Editor : Doni Ramdhani

