SM Dihujat Karena MV Terbaru aespa Dinilai Menjiplak TXT, Semua Konsep Sama??
Konsep MV terbaru aespa mirip dengan TXT, netizen hujat SM karena menjiplak TXT sama persis.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
Inilahkoran - Penggemar K-Pop saat ini menyoroti SM Entertainment dan menuntut mereka karena dituduh telah sengaja Menjiplak Konsep TXT untuk rilisan terbaru aespa.
Baru-baru ini, aespa Comeback dengan album lengkap pertama mereka, 'Armageddon', dan telah melakukan promosi sejak saat itu.
Lagu pra-rilis 'Supernova' dan judul lagu resmi 'Armageddon' memamerkan sisi tangguh grup tersebut, menarik perhatian karena visual dan suara mereka yang garang.
Inilah sebabnya, ketika aespa membagikan Video musik 'Live My Life', para penggemar sangat senang melihat sisi lain dari grup berbakat tersebut.
'Live My Life' tidak menampilkan koreografi berat yang sama dan malah berfokus pada kemampuan vokal grup.
Namun, beberapa penggemar TXT menemukan kesamaan antara 'Live My Life' aespa dan '0X1=LOVESONG' TXT terlalu kuat untuk diabaikan.
TXT merilis '0X1=LOVESONG' pada tahun 2021, bertualang lebih jauh ke dalam suara yang lebih terinspirasi rock.
Penggemar TXT menunjukkan bahwa beberapa momen gambar dari Video musik aespa sepertinya mencerminkan TXT.
Dua adegan yang menampilkan Karina aespa sedang berbaring dan duduk di atas mobil diduga didasarkan pada adegan yang menampilkan Yeonjun TXT.
Beberapa juga mencatat bahwa adegan yang menampilkan grup tersebut serupa, dengan adegan yang menampilkan bintang jatuh dikatakan disalin dari lagu TXT versi Jepang.
Banyak yang menegur SM Entertainment atas kesamaan tersebut, mengatakan bahwa mereka terlalu kuat untuk hanya sekedar kebetulan.
"Apakah TXT ada di moodboard? terlalu mirip untuk dianggap sekadar 'inspirasi'," komentar netizen.
"SM benar-benar Menjiplak lagu cinta 0x1 og MV dan jp MV TXT dari Konsep hingga sinematik hingga STORYLINE adalah salinan lengkapnya tidak masuk akal mereka telah melakukannya sebelumnya dengan warna oranye biru juga jadi ini bahkan bukan pelanggaran pertama mereka."
"Ini sama sekali bukan kebencian terhadap gadis-gadis itu kecuali SM."
Penggemar juga mengingat kejadian lain yang dikabarkan SM Entertainment telah Menjiplak TXT, termasuk ketika produser HYBE ditambahkan ke kredit lagu NCT DREAM setelah kejadian tersebut.
Sebagian besar penggemar mengarahkan keluhan mereka pada SM Entertainment, bukan pada grup, atas dugaan peniruan.
Hingga berita ini ditulis, SM Entertainment belum menanggapi tuduhan tersebut.***
Editor : Irma Nurfajri


