SMAN 27 Kota Bandung Gelar Pelatihan Pembuatan Sabun Padat dan Cair Ramah Lingkungan
SMAN 27 Kota Bandung membuat pelatihan pembuatan sabun padat dan cair ramah lingkungan. Kegiatan ini pun diikuti sejumlah guru MIPA.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - SMAN 27 Kota Bandung membuat pelatihan pembuatan sabun padat dan cair ramah lingkungan. Tak hanya SMAN 27 Kota Bandung, kegiatan ini diikuti sejumlah guru Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA).
Pelatihan tersebut, nantinya akan dipraktikan langsung kepada peserta didik SMAN 27 Kota Bandung.
Ketua Pelaksana Pelatihan Rustini mengatakan, pemanfaatan sabun tersebut diperuntukkan untuk mencuci tangan yang telah disediakan pada wastafel yang ada di SMAN 27 Kota Bandung.
Baca Juga: Keren, Tiga Mahasiswa Unpad Gagas Platform Pelatihan Perikanan Daring
Pada kegiatan itu, ada empat kelompok dimana tiga kelompok membuat sabun cuci tangan cair ramah lingkungan dan satu kelompok membuat sabun padat ramah lingkungan untuk mandi.
“Ini juga kan untuk meningkatkan kemampuan kompetensi para guru. Kita mengundang guru Fisika, Kimia, Biologi dan Matematika SMAN 27 Bandung. Hal ini untuk menghasilkan sebuah karya sederhana, yakni sabun ramah lingkungan,” kata Rustini di SMAN 27 Kota Bandung, Jumat 29 Oktober 2021.
Sementara itu, Guru Kimia SMAN 10 Kota Bandung Wini Mandalalia mengungkapkan bahan-bahan yang digunakan untuk sabun cair terdiri dari minyak kelapa, gula pasir, gliserin, kembang sepatu, dan daun pandan. Sedangkan, untuk sabun padat itu ditambah dengan bahan dasar madu.
Baca Juga: Mantap, Pelaku UMKM dari 18 Desa di Kabupaten Bandung Dapatkan Pelatihan Digital Marketing
“Karena ini memang ramah lingkungan, sehingga tidak terlalu banyak zat kimia yang digunakan. Penggunaan daun pandan sebagai antioksidan juga bisa menghaluskan kulit,” kata Wini Mandalalia.
Ia menambahkan, pengerjaannya bisa dilaksanakan selama satu jam dari awal sampai akhir. Namun tidak bisa langsung digunakan, harus didiamkan kurang lebih selama 12 jam, baru setelah itu bisa digunakan.
Baca Juga: Peserta Kartu Prakerja Gelombang 19 Harus Segera Beli Pelatihan, Begini Caranya!
Diketahui kegiatan pelatihan tersebut merupakan pembelajaran secara kolaboratif antara guru mata pelajaran melalui wadah Musyawarah Guru Mata Pelajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MGMP MIPA), siswa serta Dharma Wanita Sub Unit SMAN 27 Kota Bandung.***(okky adiana)
Editor : inilahkoran

