SMPN 5 Lembang Raih Emas di Kompetisi Matematika Internasional
Siswa SMPN 5 Lembang yang mengikuti ajang International Kangaroo Mathematics Contest (IKMC) 2026 berhasil membawa pulang medali emas, perak, dan perunggu.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Kualitas pendidikan matematika di Kabupaten Bandung Barat (KBB) kembali teruji di kancah internasional.
Siswa SMPN 5 Lembang yang mengikuti ajang bergengsi International Kangaroo Mathematics Contest (IKMC) 2026, berhasil membawa pulang medali emas, perak, dan perunggu.
Prestasi ini diraih di tengah persaingan sangat ketat yang melibatkan puluhan ribu peserta dari berbagai penjuru tanah air, sekaligus mengharumkan nama daerah di mata dunia.
Kompetisi yang digelar pada 17 April 2026 itu diikuti secara nasional oleh 33.332 siswa jenjang SMP dari seluruh Indonesia. Jumlah peserta yang sangat besar ini menunjukkan betapa tingginya persaingan, di mana kemampuan berpikir logis, kritis, kreatif, dan penyelesaian masalah diuji melalui soal-soal inovatif dan menantang.
Keberhasilan siswa-siswi Lembang keluar sebagai pemenang menjadi bukti sistem pembelajaran yang diterapkan di sekolah ini berada di jalur yang tepat dan mampu bersanding dengan sekolah-sekolah unggulan lainnya.
Kepala SMPN 5 Lembang Enung Hodijah mengungkapkan, keberhasilan ini bukan kebetulan semata, namun buah dari sinergi kuat antara kerja keras peserta didik, dukungan penuh orang tua, serta dedikasi tinggi para guru dalam membimbing dan mempersiapkan materi secara matang jauh-jauh hari.
“Alhamdulillah, ini menjadi kebanggaan luar biasa bagi keluarga besar SMPN 5 Lembang. Di tengah persaingan yang sangat ketat, anak-anak kita mampu membuktikan kualitas terbaiknya hingga meraih medali emas, perak, dan perunggu," kata Enung, Sabtu (6/6/2026).
"Semoga capaian ini menjadi pemicu semangat bagi seluruh warga sekolah untuk terus belajar dan berprestasi di berbagai bidang lainnya,” ungkapnya.
Enung menjelaskan, IKMC sendiri merupakan salah satu kompetisi matematika terbesar dan paling prestisius di dunia. Bermula sejak tahun 1991, ajang ini terus berkembang pesat.
"Pada tahun 2024 tercatat diikuti lebih dari 8 juta peserta yang berasal dari 98 negara di dunia," jelasnya.
Di Indonesia, sambung Enung, kegiatan ini dikoordinasikan oleh Klinik Pendidikan MIPA (KPM) dengan tujuan mulia, yaitu menumbuhkan minat generasi muda terhadap matematika, memperluas wawasan.
"Termasuk mendorong lahirnya bibit-bibit unggul di bidang sains dan literasi numerasi," ujarnya.
Terpisah, Plt Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) KBB Edy Syafrudin menilai prestasi ini sebagai bukti nyata komitmen daerah dalam mencetak sumber daya manusia yang berkualitas dan berkarakter.
Dia berharap, kisah sukses dari Lembang ini dapat menularkan energi positif bagi sekolah-sekolah lain di seluruh wilayah.
“Prestasi ini menjadi inspirasi nyata. Kami berharap sekolah lain termotivasi untuk meningkatkan budaya belajar dan literasi numerasi, serta berani berkompetisi secara sehat baik di tingkat nasional maupun internasional," kata Edy.
"SMPN 5 Lembang kembali membuktikan bahwa pendidikan di Bandung Barat semakin maju dan berkualitas,” tandasnya.
Editor : Doni Ramdhani

