INILAH, Jakarta- Rizieq Shihab membantah pengakuan Yusril Ihza Mahendra soal isi percakapan via Whatsapp. Yusril menyebut Rizieq telah mengungkapkan keraguan terhadap keislaman seorang Prabowo Subianto.
Dalam wawancara melalui Front TV pada 1 April dengan judul: "Yusril berkata Prabowo islamnya tidak jelas, Ini penjelasan Habib Rizieq Syihab", Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) ini menyatakan bahwa Yusril sudah berbohong.
Video penjelasan Rizieq soal keislaman Prabowo itu diawali dengan video wawancara Yusril berjudul "Blak-blakan Yusril Ihza Mahendra soal Ijtima Ulama".
Video itu memperlihatkan foto-foto Yusril Ihza Mahendra dengan Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Setelah ditayangkan beberapa foto, Yusril mengatakan bahwa ulama Ustaz Samad atau Habib Salim akan mendamping Prabowo sebagai calon wakil presiden sebagai hasil ijtima ulama I.
Masih dalam video itu, Yusril mengatakan dirinya berkomunikasi dengan Rizieq, dan Rizieq mengatakan sengaja memasang ulama untuk calon wakil presiden Prabowo.
"Gitu kata Habib Rizieq. Jadi, bagaimana ini kenapa kok yang dipilih wakilnya jadi pedagang, ya sudah kita buat ijtima ulama kedua," ujarnya seperti dalam video tersebut.
Menanggapi video Yusril itu, Rizieq pun mengklarifikasi bahwa dirinya hanya sekali bertelepon dengan Yusril selama 2 tahun berada di Arab Saudi.
"Saya hanya sekali bertelepon dengan Yusril, dan itupun bukan konteks Prabowo, sudah 2 tahun lalu belum pencapresan, belum koalisi," kata Rizieq.
Oleh karenanya, Rizieq membantah jika selama di Arab Saudi sering telepon, dan komunikasi seperti yang disampaikan Yusril. Termasuk dirinya yang meragukan soal keislaman Prabowo. "Cukup saya katakan bohong," kata Rizieq.