Soal Kadeudeuh, Ridwan Kamil Berharap Pemkab-Pemkot Bisa Jaga Perasaan Atlet di PON XX Papua
Gubernur Jabar Ridwan Kamil berharap tidak ada atlet Jabar di ajang PON XX Papua yang kecewa, khususnya mengenai kadeudeuh alias bonus.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Gubernur Jabar Ridwan Kamil berharap tidak ada atlet Jabar di ajang PON XX Papua yang kecewa, khususnya mengenai kadeudeuh alias bonus.
Untuk itu, dia meminta pemerintahan kota/kabupaten dapat menjaga perasaan atlet dengan tetap melakukan komunikasi meskipun tidak memungkinkan untuk memberikan bonus.
Hal ini Ridwan sampaikan, menyusul batalnya Pemkot Bandung untuk memberikan bonus kepada atletnya yang telah berjuang membawa nama Jabar di PON XX Papua. Dikarenakan belum memiliki anggaran, Pemkot Bandung meminta Pemprov Jabar bisa membantu memberikan bonus.
"Di level kota dan kabupaten ada atau tidak ada itu diskresi, jadi saya tidak bisa menilai karena keterbatasan atau apa, jangan sampai atletnya pundung," ujar Ridwan Kamil, Selasa 19 Oktober 2021.
Baca Juga: Jabar Juara Umum PON XX Papua, Ridwan Kamil Ungkap Satu Skenario Rahasianya...
Menurut Ridwan Kamil, pemberian bonus memang merupakan diskresi atau kebijakan yang bisa ditentukan oleh masing-masing kepala daerah.
Dia menjelaskan, atlet yang berlaga dari Kota Bandung, kemudian naik mewakili Jabar. Sehingga, pemberian bonus atau kadedeuh bisa dilakukan di tingkat kabupaten/kota dan Pemprov Jabar.
"Makanya waktu Olimpiade kan bukan level provinsi saja, tapi kan Widya Cantika kita kasih, Sinisuka Ginting kita kasih walau d level pusat juga dikasih, pulang juga dikasih," katanya.
Baca Juga: Atlet Kota Bandung Pulang dari PON XX Papua Wajib Karantina, Ada Bonus Juga Nggak?
Lebih lanjut, Ridwan Kamil memastikan pihaknya ingin memastikan para atlet yang mentas di PON XX Papua tetap dalam kondisi yang prima ketika kembali tiba di Jabar.
Dia sendiri telah mengantar salah satu atlet voli yakni Yasmin Nafisah untuk menjalani pemeriksaan di Rumah Sakit Halmahera, Kota Bandung, Selasa 19 Oktober 2021. Diketahui, atlet bola voli asal Kota Cimahi tersebut mengalami cedera ketika membela Jabar di PON XX Papua.
Ridwan Kamil mengatakan berdasarkan analisa sementara Yasmin mengalami dislokasi di bagian tempurung kaki kirinya usai melakukan smash. Dia ingin memastikan Yasmin akan mendapat perawatan maksimal dari rumah sakit.
Baca Juga: Jawa Barat Juara Umum PON XX Papua, Anggota DPR-RI Muhammad Farhan Sampaikan Pesan Khusus
"Agenda kemanusiaan, saya mendampingi Yasmin atlet nasional bola voli yang cedera di Papua. Ototnya tempurung lututnya cedera dislokasi karena pas smash turun pakai satu kaki akhirnya melintir. Saya antar ke RS Halmahera kita doakan, kata dokter sih harus dioperasi ya tapi. Tentu kita doakan supaya pulih seperti sedia kala karena klub voli harus bertanding," katanya.
Selain itu, Ridwan Kamil juga mengecek kondisi para atlet Jabar yang tengah menjalani karantina di Hotel Horison, Kota Bandung. Sesuai regulasi, para atlet dan ofisial yamg berada di Papua lebih dari sepekan wajib menjalani karantina.
"Hari ini bergelombang yang sudah keluar masuk di hotel ini sekitar 160an dr 10 cabor. Tadi disaksikan sedang di tes PCR kalau negatif semua bisa pulang kembali ke rumah masing-masing," paparnya.
Baca Juga: Jabar Kembali Juara Umum PON XX Papua, Konsistensi Pembinaan Atlet Saat Pandemi Teruji
Ridwan Kamil juga mengapresiasi kepada para atlet, pelatih dan pengurus cabang olahraga yang mau memberikan upaya maksimal hingga Jabar bisa menggandakan predikat juara umum.
"Ada aspirasi terkait bonus fasilitas tentu kita tampung dan kita doakan 2024 kita menang lagi. Ini membuktikan pembinaan Jabar konsisten," pungkasnya.***(rianto nurdiansyah)
Editor : inilahkoran


