Soal RPJMD KBB 2025-2029, Bupati Jeje: Bukan Hanya Disusun Tapi Harus Benar-benar Dijalankan
Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail mengajak seluruh pihak yang tergabung dalam Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat komitmennya dalam merealisasikan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Bandung Barat (KBB) 2025-2029.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Bupati Bandung Barat, jeje Ritchie Ismail mengajak seluruh pihak yang tergabung dalam Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat komitmennya dalam merealisasikan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (rpjmd) Kabupaten Bandung Barat (kbb) 2025-2029.
Sebab, menurutnya, perencanaan yang baik adalah perencanaan yang bisa diimplementasikan. Hal itu Jeje sampaikan saat membuka agenda Musrenbang RPJMD KBB 2025-2029 Bandung Barat Agamis, Maju, Adaptif, Nyaman, Aspiratif, dan Harmonis (AMANAH) di Novena Lembang, Senin 26 Mei 2025.
Menurutnya, RPJMD KBB 2025-2029 ini tak hanya disusun namun juga harus benar-benar dijalankan. Sehingga, diperlukan komitmen bersama untuk merealisasikan hal itu secara konsisten dan menyeluruh.
Sekaligus, sambung Jeje, mampu menyamakan langkah dalam menentukan arah pembangunan Bandung Barat untuk 5 tahun ke depan.
"Setiap program dan kebijakan yang kita rancang harus selaras dengan prioritas provinsi dan nasional agar pembangunan lebih terpadu, kuat dan berdampak nyata bagi masyarakat," kata Jeje.
Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD KBB, Pither Tjuandys mengatakan bahwa berdasarkan Undang-Undang (UU) Tahun 2014 menyebut DPRD dan pemerintah itu mitra kerja.
"Tentunya bupati dan wakil bupati terpilih itu mempunyai visi misi yang dituangkan dalam RPJMD dan sesuai tahapan tentunya kita harus memberikan dukungan," kata Pither.
Kendati demikian, ungkap PIther, DPRD KBB berharap RPJMD tak hanya sekadar seremonial saja. Namun, semua dokumen yang masuk dalam RPJMD di dalamnya terdapat visi misi Bupati dan Wakil Bupati Bandung Barat terpilih harus benar-benar teralisasikan dan dirasakan masyakat.
"Baik itu secara roda pemerintahan dengan penganggarannya maupun pembangunan untuk masyarakat," ungkapnya.
"Ini harus direalisasikan, jangan sampai hanya seremonial dimuat saja tahun anggaran berjalan tetapi titik akhirnya tidak dirasakan oleh masyarakat," tegasnya. *** (agus satia negara)
Editor : Ahmad Sayuti
