Denny Mulyadi Berharap Perda RPJMD Rampung Agustus 2025
Sekda Kota Bogor Denny Mulyadi membeberkan hasil Rapat Kerja Rencana Peraturan Daerah Kota Bogor tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (Raker Raperda RPJMD) Tahun 2025-2029.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Sekda Kota Bogor Denny Mulyadi membeberkan hasil Rapat Kerja Rencana Peraturan Daerah Kota Bogor tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (Raker Raperda RPJMD) Tahun 2025-2029.
Proses penyusunan RPJMD tahap pertama berupa penetapan tim, dilanjutkan dengan tahap orientasi RPJMD bersama Bappenas serta diskusi dengan tim transisi, telah dilakukan pada Januari 2025.
"Selama dua bulan, total ada 12 konsultasi publik yang telah dilaksanakan, antara lain terkait anak, pendidikan, stunting dan ODF, kemiskinan dan pengangguran, AIDS, Tuberkulosis, Malaria (ATM), kesehatan mental, inovasi dan ekonomi kreatif, riset kampung tematik, infrastruktur tematik, lingkungan dan kebencanaan, ekonomi, serta misi Wali Kota," kata Denny Mulyadi, Kamis 10 Juli 2025.
Denny Mulyadi menjelaskan, terkait proses penyusunan RPJMD yang telah dilakukan, meliputi forum perangkat daerah RPJMD dan RKPD serta dilanjutkan dengan konsultasi publik pada Maret 2025. Proses penyampaian dan pembahasan dengan Bapemperda DPRD Kota Bogor menjadi tahap selanjutnya, hingga konsultasi dengan Gubernur Jawa Barat pada April 2025.
"Jadi, itu tahapan-tahapan penyusunan RPJMD yang memakan waktu cukup lama. Harapannya, mudah-mudahan Perda RPJMD bisa ditetapkan pada Agustus 2025, beriringan dengan penyampaian KUA-PPAS Tahun 2026," jelas Denny.
Sementara itu, Kepala Bapperida Kota Bogor Rudy Mashudi menambahkan dalam RPJMD akan dituangkan visi, misi, dan program yang mengacu pada dokumen yang disampaikan saat kampanye di KPUD Kota Bogor.
"Hal tersebut akan menjadi bagian yang didorong dan secara bertahap diupayakan untuk menghasilkan capaian di akhir periode, dengan target turunan dari visi misi tersebut, yakni Bogor Beres, Bogor Cerdas, Bogor Sehat, Bogor Sejahtera, dan Bogor Lancar," pungkasnya.
Editor : Doni Ramdhani

