Pansus RPJMD Mulai Pembahasan, Mengecek Program dan Kebijakan Dedie-Jenal
Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kota Bogor mulai melakukan pembahasan rancangan akhir Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Panitia Khusus (pansus) dprd Kota Bogor mulai melakukan pembahasan rancangan akhir Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029.
Ketua Tim pansus dprd Kota Bogor, Anita Primasari Mongan menyampaikan pembahasan dilakukan untuk mengecek program kerja dan arah kebijakan Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim dan Wakilnya Jenal Mutaqin untuk pembangunan Kota Bogor lima tahun kedepan.
"Kami ingin mengawal agar visi kepala daerah lima tahun ke depan dapat terwujud dengan dituangkan dalam aksi nyata yang terukur, sehingga dapat sesuai dengan anggaran yang ada," ungkap Anita kepada wartawan pada Kamis 10 Juli 2025.
Anita menilai, dengan anggaran yang diprioritaskan untuk menjalankan misi dan semua strategi, maka RPJMD Kota Bogor dapat terwujud dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
"Dalam kurun waktu kurang dari 21 hari kedepan, tim pansus akan membedah visi Bogor Beres dan Bogor Maju yang diusung oleh Dedie-Jenal. Sebab dari visi tersebut, terdapat empat misi yang akan menjadi landasan penyusunan APBD Kota Bogor kedepannya, yakni Bogor Cerdas, Bogor Sehat, Bogor Sejahtera dan Bogor Lancar," terangnya.
"Selanjutnya kami akan membedah empat misi secara intens dan fokus. Jadi satu kali rapat akan membahas dan mendalami satu misi. Intinya kami berusaha agar tanggal 30 Juli 2025 sudah dapat diparipurnakan," tambah Anita.
Sementara itu, Koordinator Tim pansus yang juga Wakil Ketua I dprd Kota Bogor, M. Rusli Prihatevy memaparkan, RPJMD adalah terjemahan dari RPJPD dan janji kampanye kepala daerah. Sehingga didalam RPJMD harus berisi program yang terukur untuk bisa dijalankan selama lima tahun kedepan. Dengan memperhatikan kajian teknokrat dan kesiapan anggaran.
"Sehingga tidak bisa menyusun RPJMD hanya berdasarkan keinginan saja. Harus ada landasan yang kuat dan kami di tim pansus akan membedah hal tersebut, karena nantinya akan ada evaluasi capaian kinerja kepala daerah," tegas Rusli.
Sebelumnya, Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin menyampaikan, bahwa sinergi antara Pemkot dan dprd Kota Bogor dalam mewujudkan visi pembangunan Kota Bogor yang adaptif dan berkelanjutan. Ia secara resmi menyampaikan dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Bogor 2025-2029 sebagai panduan arah pembangunan selama lima tahun ke depan.
"RPJMD 2025–2029 disusun sebagai penjabaran visi Wali Kota dan Wakil Wali Kota, yaitu Bogor Beres, Bogor Maju, dengan empat misi utama Bogor Cerdas, Bogor Sehat, Bogor Sejahtera, dan Bogor Lancar," tuturnya.
Jenal membeberkan, penyusunan ini telah melalui sejumlah tahapan strategis sejak Januari 2025, termasuk konsultasi publik, Musrenbang RPJMD, dan harmonisasi dengan Kanwil Kemenkumham Jawa Barat.
"Saya menyampaikan RPJMD yang menjadi panduan lima tahun ke depan atas janji politik Dedie dan Jenal. Draft perdanya sudah kami sampaikan, begitu juga perda-perda strategis lainnya," pungkasnya.
Editor : Ahmad Sayuti

