Sopir Grab di Karawang Ditemukan Meninggal di Dalam Mobil
Seorang pria paruh baya ditemukan meninggal dunia dalam sebuah mobil yang terparkir di halaman Marketing Gallery Galuh Mas, Desa Sukaharja, Kelurahan Telukjambe Timur, Karawang, Rabu (17/4/2019) pagi.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Karawang - Seorang pria paruh baya ditemukan meninggal dunia dalam sebuah mobil yang terparkir di halaman Marketing Gallery Galuh Mas, Desa Sukaharja, Kelurahan Telukjambe Timur, Karawang, Rabu (17/4/2019) pagi.
Jasad pria malang yang diketahui bernama Aaf Arif Faturohman (49) itu pertama kali ditemukan seorang Satpam yang berjaga di lokasi tersebut. Saat ditemukan, jenazah pria ini terkulai dengan kondisi mulut mengeluarkan busa.
Sutrisno, salah satu petugas keamanan di Galuh Mas Karawang menuturkan, saat ditemukan mulut korban berbusa. Tak hanya itu, di dekat kepalanya juga ditemukan obat-obatan.
"Korban ditemukan sekitar jam delapan pagi. Awalnya dikira tertidur, ketahuan meninggal saat berulangkali dipanggil tak menyahut," ujar Sutrisno kepada wartawan.
Sutrisno menuturkan, pria terkulai lemas di jok depan mobil Avanza bernomor polisi T 1243 EB. Saat ditemukan, kata Sutrisno, mesin mobil dalam kondisi masih menyala dan pintu mobil masih terbuka.
"Saat itu juga, kami langsung lapor ke polisi. Saat ini, jenazahnya telah dievakuasi ke RSUD Karawang," jelas dia.
Sementara itu, petugas kepolisian telah melakukan pemeriksaan. Polisi menyebut korban adalah sopir Grab. Adapun hasil pemeriksaan polisi, sejauh ini tak ditemukan tanda kekerasan pada jenazah pria paruh baya tersebut.
"Bukan korban pembunuhan. Tak ada tanda kekerasan di tubuh korban. Penyebab kematian diduga karena serangan jantung," kata Kapolsek Telukjambe Timur Kompol Ahmad Mulyana.
Ahmad menuturkan, korban adalah sopir grab yang biasa beredar di wilayah Telukjambe. Hampir setiap hari, kata Ahmad, Aaf mendapat pesanan dari penumpang di kawasan pertokoan Galuh Mas.
"Bapak ini, biasanya parkir dilokasi tersebut setelah mengantarkan penumpangnya. Diduga mengalami serangan jantung setelah membeli bensin," kata Ahmad menambahkan. (Asep Mulyana)
Editor : Doni Ramdhani

