SPMB 2025 Diklaim Berjalan Baik Meski Server Sempat Down, Dedi Mulyadi Pertimbangkan Tambah Daya Tampung Sekolah

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi mengklaim Sistem Penerimaan Murid Baru SPMB 2025 tahap pertama yang dimulai Selasa 10 Juni 2025 telah berjalan baik. 

SPMB 2025 Diklaim Berjalan Baik Meski Server Sempat Down, Dedi Mulyadi Pertimbangkan Tambah Daya Tampung Sekolah
Meski server SPMB 2025 Dinas Pendidikan Jabar sempat down, namun kata Dedi Mulyadi sudah kembali normal pada siang hari. (yuliantono)

INILAHKORAN, Bandung - Gubernur Jabar Dedi Mulyadi mengklaim Sistem Penerimaan Murid Baru SPMB 2025 tahap pertama yang dimulai Selasa 10 Juni 2025 telah berjalan baik. 

Meski server SPMB 2025 Dinas Pendidikan Jabar sempat down, namun kata Dedi Mulyadi sudah kembali normal pada siang hari.

"SPMB 2025 hari ini, saya sudah mantau tadi. Sudah berjalan dengan baik. Dan tadi loading, tapi siangnya sudah bisa normal. Kita harapkan berjalan dengan baik dan kita harapkan sekali, anak-anak antusias mengikuti (pendaftaran masuk) SMA," ujar Dedi Mulyadi di Rumah Sakit Hasan Sadikin, Selasa 10 Juni 2025.

Dia menambahkan, pihaknya kini tengah mempertimbangkan untuk menambah daya tampung sekolah negeri, guna mengakomodir anak-anak.

Khususnya untuk anak dari kalangan kurang mampu, supaya bisa tetap bersekolah.

"Kita lagi berpikir hari ini, bagaimana daya tampung sekolah negeri ini bertambah. Agar anak-anak yang memiliki kelas ekonomi menengah ke bawah, bisa sekolah di sekolah pemerintah. Biar biayanya murah dan tidak bayar," ucapnya.

Seperti diketahui, SPMB 2025 tahap pertama dimulai sejak hari ini dan akan berakhir pada 16 Juni mendatang.

Total, 70 persen kuota dibuka untuk SMA dan SMK negeri pada tahap pertama ini, dengan rincian kuota domisili 35 persen, afirmasi 30 persen dan perpindahan tugas orangtua atau mutasi 5 persen.

Sisanya 30 persen lagi, adalah kuota untuk jalur prestasi yang akan dibuka pada tahap kedua kelak. Dimana baru akan dibuka pada 24 Juni sampai 1 Juli 2025 mendatang.


Editor : Doni Ramdhani