SPMB 2025 Tingkat SMA/SMK Dimulai Besok, Berikut Alokasi Jalur Seleksi yang Dibuka

Seleksi Penerimaan Murid Baru SPMB 2025 tingkat SMA/SMK tahap pertama di Jabar akan dimulai Selasa 10 Juni 2025 besok hingga 16 Juni 2025.

SPMB 2025 Tingkat SMA/SMK Dimulai Besok, Berikut Alokasi Jalur Seleksi yang Dibuka
Kepala Disdik Jabar Purwanto mengatakan, pada tahap pertama SPMB 2025tingkat SMA/SMK itu ada tiga jalur seleksi yang dibuka, antaranya domisili, afirmasi dan mutasi. (dok)

INILAHKORAN, Bandung - Seleksi Penerimaan Murid Baru SPMB 2025 tingkat SMA/SMK tahap pertama di Jabar akan dimulai Selasa 10 Juni 2025 besok hingga 16 Juni 2025.

Kepala Disdik Jabar Purwanto mengatakan, pada tahap pertama SPMB 2025tingkat SMA/SMK itu ada tiga jalur seleksi yang dibuka, antaranya domisili, afirmasi dan mutasi.

"Rencana besok, SPMB 2025 tingkat SMA/SMK tahap I itu kan berarti (jalur) domisili, afirmasi, sama perpindahan tugas (mutasi)," kata Purwanto, Senin 9 Juni 2025.

Pada SMA dan SMK, jalur seleksi tahap pertama meliputi, kuota domisili 35 persen, afirmasi 30 persen dan mutasi 5 persen.

Sedangkan untuk SLB, tidak diberlakukan pembagian jalur, karena seleksi dilakukan berdasarkan kesesuaian jenis kebutuhan khusus.

"35 persen untuk domisili dan 30 persen untuk afirmasi, kemudian 5 persen untuk mutasi perpindahan tugas. Tahap dua prestasi, itu 30 persen lagi," ucapnya.

Purwanto menambahkan, seluruh unsur pelaksana di lapangan telah meneken pakta integritas guna memastikan proses seleksi berjalan adil, transparan dan bebas dari praktik diskriminatif.

"Untuk memitigasi hal-hal yang tidak diinginkan, sudah diwanti-wanti kepada satuan pendidikan memegang integritas, semua dinas pendidikan memegang pakta integritas," kata dia.

Selain itu, dia juga meminta masyarakat untuk turut menjaga integritas, guna memastikan SPMB 2025 dapat berjalan transparan, jujur dan adil.

"Masyarakat juga pegang integritas untuk menjunjung tinggi rasa keadilan, tidak diskriminatif dan ini harus menjadi perhatian semua pihak," ujarnya.

Soal pakta integritas yang diteken pada pekan lalu, asa tiga poin utama yakni melaksanakan SPMB yang bersih dan transparan, mulai dari pengumuman pendaftaran hingga proses seleksi dan pengumuman hasil untuk memastikan bahwa setiap calon peserta didik dapat mengakses pendidikan pada jenjang selanjutnya.

Lalu, menjamin pelaksanaan SPMB sesuai aturan yang berlaku dan melakukan intervensi yang melanggar aturan, serta menjamin pelaksanaan SPMB bebas dari pungutan liar (pungli). 


Editor : Doni Ramdhani