Kisah Asmara Wanda Nara: Remuk Redam Hati Maxi Lopez, Icardi-Nara Pasangan Tak Punya Malu! (Bagian 5)

Maxi Lopez mulai berani bicara soal perasaannya setelah dikhianati Wanda Nara dan Mauro Icardi. Dia mengaku hatinya hancur.

Kisah Asmara Wanda Nara: Remuk Redam Hati Maxi Lopez, Icardi-Nara Pasangan Tak Punya Malu! (Bagian 5)
Maxi Lopez ketika enggan bersalaman dengan Mauro Icardi akibat cinta segitiga dengan Wanda Nara.

INILAHKORAN, Bandung- Hati Maxi Lopez ancur berkeping-keping. Dia tak habis pikir, dua orang yang paling dia sayangi telah berkhianat.

Saking sakit hati, Lopez pun ogah mengomentari hubungan dua orang itu, Wanda Nara dan Mauro Icardi yang kian mesra. Dia memilih fokus pada proses perceraiannya dengan Wanda yang memang belum sepenuhnya rampung.

Beberapa minggu berselang, atau tepatnya ketika resmi bercerai, Lopez pun bersedia angkat bicara. Dia seperti tak memiliki beban lagi. Terlebih, ketika dia memenangkan hak asuh untuk tiga orang anaknya. Dia membiarkan, mantan istrinya jatuh ke pelukan sahabatnya sendiri.

Baca Juga: Kisah Asmara Wanda Nara: Tiga Bulan Tak 'Disentuh' Maxi Lopez, Mauro Icardi Datang Menggoda (Bagian 4)

"Ini bukan perceraian yang normal, tapi pada akhirnya yang terjadi adalah perpisahan dan tidak ada seorang pun yang meninggal. Saya jadi cengeng, menangis terus, dan sampai sekarang pun kadang-kadang masih. Mungkin suatu waktu saya bisa menertawakan peristiwa ini,” ungkap Lopez dalam wawancaranya dengan media Argentina, TyC Sport.

Hati Lopez yang sudah ‘sembuh’ itu mendadak sakit lagi ketika Icardi membuat ulah. Entah apa yang ada di benak Icardi, ketika dia memamerkan tato barunya di lengan kirinya.

Icardi mengukir nama ketiga anak Maxi dari pernikahannya dengan Wanda yakni Valentino, Constantino, dan Benedicto. Melalui akun Twitter-nya (@MauroIcardi), ia menuliskan kalimat 'Saya mencintai tiga malaikat kecil ini.'

Baca Juga: Kisah Asmara Wanda Nara: Ratu Seks itu Berjumpa Maxi Lopez sang Pujaan Hati (Bagian 3)

Alhasil, foto yang diunggah Icardi memancing reaksi negatif dari Maxi. Penyerang Catania itu tidak mau nama anak-anaknya diukir di lengan mantan sahabatnya tersebut meskipun Icardi kini telah menjadi suami dari Wanda dan ayah tiri buat ketiganya anaknya.

"Saya bisa mengerti bahwa menjadi publik figur, ia bisa mengunggah foto. Tapi, saya tidak nyaman dengan anak-anak saya berada di foto tersebut. Anak-anak adalah kekuatan saya ... dan mereka tahu saya akan melakukan segalanya untuk melindungi mereka karena mereka berarti segalanya bagi saya.”

Baca Juga: Kisah Asamara Wanda Nara: Argentina Geger! Bintang Porno Ngaku Selingkuhan Maradona (Bagian 2)

Puncak kekesalan Maxi pun terjadi pada 13 Maret 2014, ketika dia harus berhadapan langsung dengan Icardi di lapangan hijau. Kala itu Maxi membela Sampdoria, dan Icardi berkostum Inter Milan. Media-media Italia pun menjuluki pertemuan keduanya dengan istilah ‘Derby della Wanda’.

Icardi cuek-cuek saja ketika kedua tim bersalaman. Dia pun tersenyum kepada Lopez sambil menyodorkan tangannya. Tentu, Lopez membalasnya dengan muka masam. Dia ogah bersalaman dengan teman yang telah mengotori kepercayaannya sendiri.

Baca Juga: Kisah Asmara Wanda Nara: Cinta Segitiga yang Berujung Pengkhianatan (Bagian 1)

Icardi tetap saja merasa tak bersalah. Bahkan, dia berujar Wanda memang terlahir untuk menemaninya hingga tua. Dan hubungan yang tadinya berawal dari cinta terlarang itu, kini berakhir di pelaminan.

Emosi Maxi pun terbakar. Terlebih, ketika laga itu berujung kekalahan untuk timnya. Di sepanjang pertandingan, Maxi sempat berpikir ingin mencederai Icardi. Untung saja, dia teringat ketiga anaknya. Maxi tak mau memberikan contoh kepada orang-orang yang sangat dia cintai.

Baca Juga: Kejamnya Karma! Wanda Nara Diselingkuhi Icardi Setelah Dulu Tega Campakkan Maxi Lopez

"Saya harus menjadi contoh bagi anak-anak. Saya bisa saja mencederai Icardi tapi saya tidak melakukannya karena tidak mau menjadi contoh buruk buat anak-anak. Semua yang saya lakukan agar menjadi contoh. Pikiran saya masih kolot, bagi saya etika tetaplah etika. Jika dirusak masa semuanya selesai. Menghormati di atas segalanya," kata Maxi kepada Radio Metro.

"Hari ini saya menang. Saya santai dan bahagia. Wanda dan dia juga bahagia. Dia memberi saya tiga anak yang saya cintai dan saya melihat mereka baik-baik saja. Kami harus menemukan kedamaian karena menghormati semua orang."

Simpati pun berdatangan untuk Maxi. Mulai dari para petinggi klub Sampdoria, hingga jajaran manajemen Inter Milan, tempat di mana Icardi berkarier. Dan satu orang yang pernah dianggap sebagai ‘selingkuhan’ Wanda yakni Diego Maradona, ikut-ikutan mengutuk kelakuan Icardi. Bahkan, Maradona terang-terangan ingin memukuli penyerang muda asal negaranya itu.

Baca Juga: Kompak, Icardi dan Wanda Nara Pojokkan Inter Milan di Media Sosial

"Saya katakan Icardi adalah seorang pengkhianat," kata Maradona kepada Radio Pop 101.5 di Argentina. "Dia pergi ke rumah Maxi Lopez, bermain seperti seorang teman dan kemudian mencuri istrinya.

"Anda tahu apa yang kita akan lakukan untuk seseorang seperti itu? Kami akan telah menempatkan dia di tengah-tengah lingkaran dan memukulinya." (Bersambung)

Catatan: Artikel ini ditulis ulang dari buku berjudul '11 Wags Paling Kontroversial Abad Ini' karya Budi Safaat yang diterbitkan Grasindo tahun 2014 lalu.***


Editor : inilahkoran